"Dalam waktu kurang lebih enam bulan ke depan, mereka akan terus mengikuti kegiatan lokakarya untuk mendapatkan bekal pendampingan materi, modul dan praktik baik untuk mempersiapkan guru-guru terbaik di Kota Payakumbuh agar mampu membangun ekosistem pembelajaran dan menjadi pemimpin sekolah yang berfokus pada pembelajaran (instructional leaders)," ungkapnya.
Diungkapkannya, dari 51 CGP pada angkatan 6 ini, terdapat 37 orang dari dinas pendidikan kota Payakumbuh dan 14 orang dari cabang dinas pendidikan Provinsi sumbar.
Menurut Dasril, PPGP sebelumnya telah dilaksanakan rangkaian tugas dan kegiatan tentang Belajar Mandiri melalui modul, daring dan pendampingan individu oleh PP-nya masing-masing.
"Melalui berbagai aktivitas pembelajaran dalam PPGP, calon pimpinan sekolah masa depan diharapkan dapat memiliki kompetensi dalam pengembangan diri dan orang lain, pengembangan pembelajaran, manajemen sekolah serta pengembangan sekolah," terangnya.
Dasril menyampaikan bahwa Calon Guru Penggerak (CGP) semaksimal mungkin dengan semangat mempelajari materi-materi bekal kepemimpinan dengan sistem on-the-job learning dimana selama belajar, guru tetap menjalankan perannya di sekolah sekaligus menerapkan pengetahuan yang didapat dari ruang pelatihan ke dalam pembelajaran di kelas.
Setelah dibuka Pj. Walikota Payakumbuh, Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi pameran panen hasil belajar CGP dari jenjang SD, SMP dan SMA, dan pemeran tersebut cukup meriah, menampilkan karya nyata dan banyak program pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Kegiatan Lokakarya 7 Angkatan 6 di Kota Payakumbuh berjalan dengan meriah, lancar, dan tertib. Hal ini terwujud karena partisipasi dari seluruh peserta yang terlibat sangat aktif pada semua sesi kegiatan. Kerjasama dan koloborasi yang baik serta semangat yang luar biasa dari pengajar praktik dan calon guru penggerak telah menghasilkan banyak praktik baik bagi satuan pendidikan dari jenjang SD, SMP, dan SMA di Kota Payakumbuh. (Do)
Editor :






