Saat ini, pembangunan mesjid tersebut terkonstruksi sekitar 50 persen, dengan rencan dua lantai. Masjid yang dibangun itu, bangunan fisik yaitu masjid akbar seluas 500 meter persegi, dengan gedung serbaguna dan gedung kajian Islam.
Hal ini tidak tertutup kemungkinan keluasan tanah akan bertambah yang akan diberikan secara hibah oleh masyarakat setempat. Total bangunan fisik yang dibagun seluas 300 meter persegi, selebihnya akan dibangun untuk rest area dan sentra UMKM.
Pada kesempatan itu, Bupati Suhatri Bur sebagai pemerintah daerah setempat memberikan sumbangan Rp 200 juta dan rombongan yang ikut bersamanya H Mahyuddin yang akrab disapa H. Kenek juga memberikan sumbangan sebesar Rp 50 juta. Kegiatan tersebut juga dihadiri tokoh masyarakat ranah dan rantau (ss)
Editor : Marjeni Rokcalva






