"Alhamdulillah seganap pengurus dan anggota IKAPS serta para donatur dalam pembagunan Mesjid ini nantinya akan digunakan oleh masyarakat dan santri untuk ibadah dan bejalar," sebut Arwinsyah yang juga sebagai pembina IKAPS.
Menurutnya, ikut serta dalam membangun mesjid manfaat pahalanya akan terus dirasakan. Sebab mesjid yang dibangun di pakai untuk aktivitas ibadah shalat dan sarana dakwah.
Ia berharap, dengan hadirnya mesjid ini dapat meningkatkan ketaqwaan dan keimanan masyarakat. Selain tempat ibadah, mesjid tersebut dapat mencetak Hafidz Quran. Selain itu, dirinya mengajak kepada seluruh dunsanak ranah dan rantau untuk dapat memberikan sumbangsih ide khususnya dalam kemajuan IKAPS.
"Seperti pada kawasan mesjid ini, kita berharap nantinya bisa menjadi kampung Hafidz Quran. Saya yakin hal itu bisa kita wujudkan bersama nantinya. Alhamdulillah dana aspirasi pada tahun ini saya berikan untuk IKAPS sebesar 150 juta. Dana aspirasi ini akan saya usahakan berkelanjutan," sebut dia.
Sementara itu Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat DPP IKAPS Azwardi menyebutkan perhelatan akbar batagak kudo kudo Mesjid Raya IKAPS pada hari ini berjalan sukses dan lancar, berkat kerjasama seluruh panitia dan masyarakat serta pemerintah daerah.
"Alhamdulillah Baralek Gadang Batagak Kudo-kudo mesjid ini sangat sukses dengan jumlah kehadiran undangan yang telah disebarkan, baik ranah maupun rantau. Antusia masyarakat dalam kegiatan ini sangat mewarnai," sebut Azwardi.
"Tanpa dukungan dari pemerintah dan segenab elemen masyarakat mustahil akan dapat terwujud pembangunan mesjid tersebut. Dengan batagak kudo-kudo ini dapat mempercepat pembangunan Mesjid ini," sebut dia.
Ketua pelaksana Baralek Gadang Batagak Kudo-kudo Mesjid Raya IC IKAPS Andri Susanto dalam sambutannya mengatakan, IKAPS memulai pembangunan masjid dengan konsep Islamic Centre menelan anggaran awal sebesar 5 milyar, dan dilakukan secara bertahap.
"Pembangunan masjid IKAPS dengan konsep Islamic centre itu sesuai dengan program kerja IKAPS yang telah direncanakan. Pembangunan ini terbagi dalam beberapa tahapan tahapan. Masing-masing anggaran tahun 2020 sebesar 5 milyar dan tahun berikutnya disesuaikan dengan kondisi anggaran yang ada," sebut dia.
Editor : Marjeni Rokcalva






