BUKITTINGGI - Ditengah masarakat bersiap siap menunaikan ibadah shalat Zuhur, Sabtu,(8/4) pukul 12.21 di kejutkan dengan guncangan yang terjadi,lalu kedengaran teriakan warga, Gempa Gempa Gempa,sehingga karyawan dan pengunjung Toko Central Kicen di jalan Baypas Bukittinggi berhamburan keluar toko dengan wajah ketakutan dan tubuh gemetar.
Terutama Nilu karyawan toko tersebut yang berada di meja kasir sedang melayani tranksaksi, begitu terasa satu hentakan keras, Nilu wanita berusia 25 tahun itu, langsung meloncat dan lari keluar toko karena takut gempa susulan yang semakin kuat.
Masyarakat Kota Bukittinggi memang dilanda kepanikan, karena Gempa berkekuatan 4,5 Magnitud guncang Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam sekitarnya.
Informasi yang didapat media ini, Lokasi gempa 0.30 LS, 100.28 BT, 9 km Barat Laut Bukittinggi, Sumatra Barat, dengan kedalaman 10 km. Hingga saat ini belum ada laporan tentang adanya korban jiwa.
Namun, beberapa saat setelah gempa, beredar video di sejumlah Grup Whatsapp, bahwa ada satu titik tebing Ngarai Sianok yang terban, tepatnya di perbatasan antara Bukittinggi dan Agam, setelah jembatan Ngarai.
Jadi untuk keamanan, Polresta Bukittinggi, menutup jalur Bukittinggi -- Panta untuk sementara waktu.
Kapolresta Bukittinggi, Kombespol Yessy Kurniati, menjelaskan, memang dampak dari gempa berkekuatan 4,5 magnitudo tadi, mengakibatkan dinding tebing Ngarai Sianok terban. Lokasi tebing ngarai berada di perbatasan Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam yang tepatnya di seberang jembatan Nagari Sianok Anam Suku.
"Saat ini kami dari Polresta Bukittinggi bersama petugas BPBD sudah berada di lokasi untuk mengamankan lokasi yang masih dilintasi oleh pengendara. Untuk sementara, kita tutup ruas jalan masuk ke daerah ini karena material ada yang masih menyangkut di atas, cukup berbahaya," u
Jelas Kapoltesta Bukittinggi.
Editor :






