-- Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto dan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki beserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pasaman Barat dan instansi terkait lainnya, melakukan pemantauan harga barang dan ketersedian barang khususnya sembako di Pasar Simpang Tigo, Kenagarian Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (24/3).
Wabup Risnawanto dan Kapolres Agung Basuki menanyakan langsung kepada pedagang tentang harga pangan dan sembako. Mulai dari harga beras, cabai, daging, ikan, ayam, telur ayam dan sayur mayur.
Hasil pantauan tersebut menunjukan adanya kenaikan beberapa harga barang yang disebabkan oleh tingginya permintaan menjelang ramadhan. Wakil Bupati Risnawanto menekankan agar Tim melakukan intervensi antara lain dengan menggelar Pasar Pangan Murah, dan langkah-langkah lainnya.
"Berdasarkan peninjauan yang dilakukan oleh Pemda dan Polres Pasbar, terlihat beberapa harga barang yang naik dan harga barang dan sembako yang masih stabil di pasaran. Seperti harga daging Rp 150 ribu per kg, ayam potong satu ekor rata-rata Rp 50 ribu, beras Rp 14 ribu per kg, telur ayam satu papan Rp 45 ribu, cabai Rp 35 per kg, bawang merah Rp 25 per kg," jelas Wabup Risnawanto.
Ia berharap ke depan harga sembako tetap stabil di Kabupaten Pasaman Barat. Dan ke depan, ia menyatakan Pemda Pasbar bersama Polres Pasbar akan tetap melakukan pemantauan harga selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.
Sementara itu, Kapolres Pasbar AKBP Agung Basuki mengatakan bahwa pihaknya juga melakukan kegiatan rutin memantau harga sembako di pasar-pasar sesuai arahan dari pimpinan.
"Sesuai arahan pimpinan, kami juga memantau harga sembako, diharapkan harga sembako stabil, baik selama Ramadhan maupun menjelang Idul Fitri," katanya.
Ia menambahkan, selain memantau harga sembako pihaknya juga akan terus memantau penjual petasan dan kembang api. Karena adanya pengaduan dari masyarakat tentang keamanan selama menjalankan ibadah tarawih.
"Ketika kami melakukan Jumat berkah di beberapa tempat ada jamaah yang mengeluhkan suara petasan, apalagi ketika petasan dimainkan ketika jemaah sholat tarawih. Pemantauan dilakukan kepada penjual petasan dan kembang api," jelasnya.
Editor :






