Saat ini, kepercayaan dan minat untuk menimba keterampilan otomotif di SMK Muhammadiyah kembali bangkit. Terbukti, dari dua murid yang tersisa, kini siswanya sudah sudah bervariasi seperti kelas X ad 25 siswa, kelas XI ada 8 siswa, dan kelas XII 14 siswa, 12 laki dan 2 perempuan. Sedangkan gurunya terdiri dari guru ASN SMAN 3 orang, dan 4 orang dari pihak yayasan.
Fasilitas Praktek
SMK Muhammadiyah saat ini sudah memiliki peralatan praktek bantuan dari APBN Perintah Pusat yakni, berupa satu unit mobil trainer engine Efi, 1 unit balancing unit, 3 set toll kit, 1 unit crane engine, 1 unit dongkrak transmisi, dan satu unit kendaraan L 300 bantuan dari Pemko Sawahlunto.
"Semua peralatan ini dalam kondisi baik dan siap digunakan. Hanya saja yang belum kami punyai adalah unit spooring dan unit komputer untuk belajar siswa. Semoga ada pihak pendonasi yang terbetik hatinya membantu kami mengembangkan sekolah ini" Tukuk Ribet.
Editor :






