Namun, instansi pendidikan yang terletak di Kelurahan Aur Mulyo, Kecamatan Lembah Segar ini, masih sangat diminati karena memiliki kompetensi khusus dibidang otomotif.Hal ini dibuktikan banyak lulusannya yang berhasil sebagai mekanik otomotif terampil yang bekerja diberbagai tempat.
Baca juga: Dosen FBS UNP Diundang Kementerian Ekonomi Kreatif Dampingi Anak-Anak Terdampak Bencana melalui Seni
Kepala SMK Muhammadiyah Drs. Ribet Mulyadi,MM, saat dijambangi beritaminang. com, Jumat (10/2/2023) mengungkapkan, sekolah yang dipimpinnya ini sempat memprihatinkan karena hanya memiliki 2 siswa saja. Itupun tidak membuat pihak pengelola dan masyarakat merasa yakin sekolah ini dapat bertahan hidup yang akhirnya ditutup.Diceritakan Ribet Mulyadi, melihat kondisi seperti itu, singkatnya, pihak pengelola SMK Muhammadiyah mempercayakan kepadanya bagaimana menyelamatkan sekolah yang terancam mangkrak ini kembali mencatatkan prestasi sebagai SMK pencetak mekanik yang diperhitungkan, seperti ketika dipimpin H.Dasuki dan instruktur listrik otomotif EP Ismoyo serta guru-guru terbaik lainnya.
Ribet melanjutkan, asa yang begitu mendalam untuk menghadapi tantangan diyakininya akan mampu membalikan keadaan, bahwa SMK Muhammadiyah masih mampu mengembalikan nama besarnya sebagai sekolah kejuruan yang kompeten dan berprestasi khusus dibidang otomotif.
Editor :






