Selain sebagai penulis, Muhammad Subhan juga dikenal sebagai motivator kepenulisan, content creator, dan pegiat literasi Padang Panjang. Ia menggeluti dunia jurnalistik sepanjang tahun 2000-2010 dan dipercaya penyair Taufiq Ismail mengurus Rumah Puisi sekaligus menjadi Instruktur Sanggar Sastra Siswa Rumah Puisi pada 2009-2012.
Sejak 2000 hingga sekarang, ia menulis cerpen, puisi, novel, esai, dan artikel di sejumlah media massa lokal dan nasional. Ia penulis undangan Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2017. Puisinya terpilih tiga terbaik Banjarbaru Rainy Day Literary Festival 2019. Esainya terpilih sebagai tiga terbaik Festival Sastra Bengkulu 2019.
Ia juga penerima Anugerah Literasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (2017) dan Penerima Pin Emas sebagai Pegiat Literasi dari Wali Kota Padang Panjang (2018). Pada November 2022, ia diundang Perpusnas RI sebagai pembicara pada Perpusnas Writers Festival (PWF) di Perpusnas RI, Jakarta.
Saat ini Subhan berdomisili di pinggir Kota Padang Panjang, mengelola Kelas Menulis Daring (KMD) elipsis dan mengembangkan majalah digital elipsis sebagai media alternatif yang mewadahi karya pegiat-pegiat literasi dan penulis-penulis muda Indonesia. Kegiatan sastra dan literasi yang digelutinya dapat dilihat di Instagram @muhammadsubhan2. (Lex)
Editor :






