Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah saat ini telah mempersiapkan dana untuk membantu pendidikan bagi anak-anak kurang mampu dan rentan putus sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Solok Selatan Syamsuria mengungkapkan pemerintah telah mengalokasikan dana beasiswa pendidikan untuk dua kategori ini di tingkat SD dan SMP.
" Akan dibagikan ke masyarakat rentan putus sekolah yang tidak tercover dana Program Indonesia Pintar (PIP), jadi ada beasiswa kurang mampu dan yang berprestasi," paparnya.
Untuk diketahui, Sangir Balai Janggo merupakan kecamatan keempat yang menerima bantuan seragam sekolah gratis ini. Sebelumnya telah dibagikan di Sangir, KPGD, dan Sangir Jujuan. Sementara tiga kecamatan lainnya akan segera menyusul dan diharapkan akan selesai jelang akhir tahun ini.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Solok Selatan, Sekretaris Daerah, jajaran kepala OPD di lingkup pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat di Sangir Balai Janggo. Relis (AA)
Editor :






