Padang Aro - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan membagikan seragam sekolah gratis kepada 387 siswa SD dan SMP di Kecamatan Sangir Balai Janggo. Adanya bantuan seragam ini diharapkan bisa menjadi motivasi tambahan bagi siswa pendidikan dasar ini untuk terus menimba ilmu untuk masa depannya nanti.
Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan siswa dan siswi yang akan menjadi pemimpin masa depan Solok Selatan. Untuk itu pemerintah hadir di tengah masyarakat guna memastikan tersedianya fasilitas belajar yang memadai untuk mewujudkan generasi yang berkualitas.
"Kegiatan pembagian seragam sekolah gratis ini ditujukan untuk menurunkan beban dan motivasi anak untuk semangat dalam belajar dan menimba ilmu. Pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan generasi berkualitas di Solok Selatan," kata Khairunas saat membagikan seragam di SMP N 8 Solok Selatan, Sangir Balai Janggo, Rabu (9/11/2022).
Bupati menyebutkan, untuk membentuk karakter dan mempersiapkan generasi penerus di kabupaten ini harus dilakukan sejak dini.
Selain dari pemerintah, pembentukan karakter dan generasi berkualitas ini juga membutuhkan dukungan dari kepala sekolah, guru, dan orang tua. Seluruh pihak ini diharapkan bisa membuka diri dan bekerja sama untuk memajukan pendidikan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda mengatakan DPRD hadir di tengah masyarakat untuk memastikan pemerintah memberikan mutu pendidikan yang terus membaik.
"Pada hari ini sama-sama kita lihat bagaimana pemerataan guru, termasuk ke daerah terisolir dan tidak ada lagi kita dengar sekolah tertentu tidak ada guru. Ini untuk meningkatkan mutu sekolah. Kalau infrastruktur diperbaiki tapi tanpa perbaikan dan pemerataan guru tetap tidak akan bisa," kata Zigo.
Perbaikan yang terus menerus ini, kata Zigo, membutuhkan kerja sama saling bahu-membahu dan saling mengawasi dari seluruh pihak.
"Dengan terjadi transformasi teknologi yang terjadi saat ini tidak bisa dilakukan tanpa pendidikan. Makanya wali murid kalau tidak ada uang jangan putus sekolah, sudah ada program pemerintah daerah dan baznas untuk membantu. Bagaimana anak muda dan generasi penerus ini tidak putus sekolah," tegasnya.
Editor :






