IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Fiona Erman Kegiatan Marandang Tidak Hanya Sekedar Proses Meramu Dan Memasak Randang

Kelihatan salah satu tim peserta festival gadih minang marandang sedang memulai proses memasak randang
Kelihatan salah satu tim peserta festival gadih minang marandang sedang memulai proses memasak randang
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Ketua TP PKK Bukittinggi yang juga Ketua Dekranasda, Fiona Erman Safar menyampaikan apresiasi kepada Dedi Fatria SH,MH yang telah meinisiatori kegiatan festival Gadih Minang Marandang melalui dana pokirnya pada Disparpora Bukittinggi.

Menurut Fiona Erman Safar, kegiatan marandang, tidak hanya sekedar proses meramu dan memasak Randang, tetapi Lebih dari itu, merandang merupakan proses penguatan ikatan cinta kasih dalam keluarga.

Marandang punya nilai filosofis yang bisa menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan, membuat randang membutuhkan waktu lama, memberikan makna bahwa setiap orang Minang harus sabar, bijaksana dan menghargai setiap proses.

"Kami apresiasi inisiasi dari Bapak Anggota DPRD Dedi Fatria ini, besar harapan kami generasi muda, dapat lebih memahami makna dari marandang ini. Sehingga di masa yang akan datang, para generasi muda, memiliki dasar ilmu, untuk memproduksi makanan terlezat di dunia ini," harapnya.

Sementara anggota DPRD Bukittinggi, Dedi Fatria,SH,MH mengatakan, dalam pokir ini telah direncanakan beberapa kegiatan yang konsisten dilakukan, seperti menggali nilai budaya Minangkabau.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Dedi Patria mengaku telah sering merepotkan Kepala sekolah dan guru dalam mendukung pelaksanaan dana pokirnya.

Beberapa tahun lalu telah dilaksanakan festival permainan anak nagari,sehingga masing masing sekolah sibuk mendidik anak anak mempelajari permainan anak nagari seperti patok lele dan saat ini dilaksanakan kegiatan budaya ke arah kuliner Marandang, ungkap Dedi Patria yang juga ketua DPC PPP Bukittinggi.

Dikatakannya, dasar pemikiraannya mengarahkan dana pokirnya untuk Festival Gadih Minang Marandang tingkat SLTP dan SLTA se Kota Bukittinggi ini, merupakan rasa tanggung jawabnya sebagai anggota DPRD "mengingat kondisi kekinian generasi muda kita sudah banyak mengkonsumsi makanan impor, belanja dengan budaya online, untuk itu, kami menginisiasi ini, targetnya minimal para siswi ini setidaknya bisa mewakili teman temannya, di masa yang akan datang bisa memasak masakan tradisional Minangkabau Randang," ujarnya.

Dikatakannya, meskipun gerusan akibat kondisi teknologi saat ini, warga harus konsisten untuk selalu mempertahankan nilai nilai budaya agar selalu lestari di Sumatera Barat,harapnya.

Bahkan Dedi Patria diujung sambutannya meminta kegiatan ini bisa berkelanjutan dengan melahirkan kebijakan Pemko Bukittinggi memasukkan untuk sarat naik kelas III harus mampu memasak masakan tradisional Minang, penilaiannha bisa saja dengan vidio anak memasak masakatan tradisional ini, sehingga budaya memasak masakan tradisional itu tetap lestari sepanjang masa, ungkap Dedi Patria

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH