Semua di ruangan senyum. Haris malu. Sembunyi dibalik kakaknya.
Gubernur lalu secara tersirat utarakan maksudnya untuk membantu merehabilitasi kediaman Pak Hariyanto yang sederhana itu.
"Kan tidak apa-apa yang Pak kalau ini (tengadah tatap plafon dan pegang salah satu tiang penyangga rumah) kita bangun kan, Pak? Boleh kan sama PT Bukit Asam?" Tanya Gubernur.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Pak Hariyanto tak menjawab. Hanya senyum tipis dan lihat-lihatan sama Eyang Uti. Entah apa artinya itu.Singgah Sahur Selasa pagi itu lalu paripurna dengan diserahkannya bantuan Baznas sebesar Rp25 juta untuk keluarga Hariyanto oleh Gubernur. "Kalau nanti mau sambung kuliah atau ikut kursus keterampilan, tidak apa-apa nanti melapor saja sama saya, ya? Semangat sekolah ya Sonya, Haris, Shangrila?" Pungkas Gubernur. (Kominfotik/BM)
Editor : Berita Minang






