Buya Hamka punya pendirian terhadap keyakinannya.
Selama hidup ulama asal Meninjau Sumatra Barat ini baik dengan banyak orang. Apa pun agama mereka.
"Akan tetapi ketika Buya Hamka sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang notabenenya MUI mengatur urusan ummat Islam, maka Buya Hamka memperlihatkan prinsipnya," ujar mantan anggota DPRD Padang.
Artinya, ummat Islam harus menghormati umat lain, tapi jangan sampai seperti kata pepatah 'Tukang Pancing dibawa Lari dan Hanyut oleh Ikan'.
Pak Haji Syafriadi Autid menyebutkan, Indonesia diisi beragam suku dan agama. Ini sesuatu yang luar biasa bagi bangsa sebesar Indonesia. Kita syukuri fakta ini.
"Agar kita tidak hilang identitas, maka kita pahami dan amalan ajaran agama kita dengan benar. Maka selamatkan Kita," sebut Pak Haji.
Datang hanya untuk meliput. Menjalankan tugas profesi.
"Niat tetap lurus. Jangan terbawa larut suasana natal. Apa lagi ikut ikutan dalam hati perayaan natal," katanya.
Begitu pula sikap seorang muslim bertetangga dengan non muslim. Sebagai tetangga dalam kontek kemanusiaan, kata Pak Haji tidak salah kita datang ke rumah tetangga non muslim yang sedang kemalangan.
Editor :






