Selain itu, kami juga tidak ingin dampak dari penerapan vaksinasi ini, akan terjadi pula orang tua murid memindahkan anak mereka ke madrasah yang saat ini belum terlalu ketat menerapkan vaksin. " Selagi sekolah masih berada di wilayah ini, kedepan kami yakin semua sekolah akan disamakan penerapan wajib vaksin itu.
Makanya kepada seluruh orang tua murid diminta untuk tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Selain itu, kami juga tidak ingin sekolah yang sudah bagus ini, akan ditutup pula nantinya," pungkas Armansis Edi.
Sementara itu, Animar Fauziah, M. Pd, mengajak seluruh orang tua murid dari 74 orang murid disekolah tersebut, untuk dapat membangun sekolah ini bersama-sama dalam rangka melahirkan peserta didik yang berilmu pengetahuan, berbudi pekerti yang baik dan berahlak mulia.







