Dia sangat memahami, keberadaan Kota Sawahlunto ini tidak akan pernah ada kalau bukan karena Tambang Ombilin. Sejarah telah mencatat itu. Oleh karenanya, mari bersama-sama membangun kota ini dengan menunjukan identitasnya sebagai Kota Warisan Dunia UNESCO, dan prestasi lainnya yang diperoleh kota ini dibidang pengentasan angka kemiskinan secara nasional ditengah pandemi COVID-19.
"Saya berharap Muscab PPK BA menghasilkan kepengurusan yang mampu menyikapi kondisi pandemi COVID-19 saat ini. Serta dapat berkontribusi dalam pembangunan Kota Sawahlunto yang lebih baik. Karena Sawahlunto tak akan pernah ada tanpa Tambang Ombilin." Tuturnya.
Muscab PPK BA yang digelar di Aula PT BA-UPO (24/2/2022) sempat riuh karena dinilai sebagian peserta ada kejanggalan dalam proses penjaringan calon yang tidak transparan dan penyusunan tatib pemilihan melibatkan orang tertentu saja. Meski demikian, sidang yang dipimpin Samadi Surejo, Ketua PPK BA sebelumnya, dapat menyelesaikan persidangan dengan terpilihnya Epi Kusnadi,SH,Mkn mengalahkan kandidat lainnya H.Andri Alamsyah dan Gustav.







