IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Wako Riza Falepi Usulkan Tol Untuk Mengakses Jalur Pariwisata Bukapalipatar

 Wako Riza Falepi Usulkan Tol Untuk Mengakses Jalur Pariwisata Bukapalipatar
Wako Riza Falepi Usulkan Tol Untuk Mengakses Jalur Pariwisata Bukapalipatar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

"Mohon kiranya perhatian Presiden Jokowi dan perhatian Gubernur Mahyeldi agar memprioritaskan jalan Batusangkar, Payakumbuh, dan Bukittinggi sehingga 3 daerah ini menjadi pusat pertumbuhan wisata baru, karena satu kesatuan wisata yang tak bisa dipisahkan. Payakumbuh kaya secara kuliner tapi hotelnya kurang, maka dicover oleh Bukittinggi. Tempat wisata yang ada di Bukittinggi bisa dilebarkan servicenya ke Payakumbuh dan Batusangkar," kata Riza.

Ditambahkan Riza, dengan akses jalan yang baik, hanya cukup satu hari orang sudah bisa berjalan-jalan dengan paket wisata yang jadi murah tapi kontinuitasnya intens.

"Tadinya orang ke Sumbar sekali setahun maka bisa sekali sebulan. Sasaran kita yang pertama adalah orang minang di rantau seperti Jabodetabek, Riau, dan Batam. Mereka yang berpeluang sering pulang dan berwisata. Kita harapkan bisa 7 kali setahun, tak sekali setahun lagi," kata Riza.

Riza juga menyebut dia bisa mencarikan investor kalau perlu. "Selama ini kan investornya HKI secara penugasan, tapi saya bisa juga mencarikan peluang," tukuknya.

Di akhir wawancaranya, Riza berharap ruas jalan tol Pangkalan sampai Sicincin jangan ditunda semua, kalau bakal menjadi batal berkepanjangan orang nanti malas ke Sumbar.

"Masyarakat Riau adalah wisatawan lokal yang menjanjikan. Payakumbuh merasakan manfaat orang berwisata kuliner ke kota randang. Kalau bisa buat jalan tol segmen tambahan sebagai cara mempercepat pertumbuhan pariwisata Sumbar, maka dengan sendirinya gubernur tak capek mencari pertumbuhan ekonomi baru, saya yakin dengan adanya jalan ini sudah bisa menggerakkan ekonomi kita," kata Riza.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sementara itu, Ketua Umum Alumni SMAN 1 Bukittinggi Indrajaya Putra Januar saat dihubungi via telepon seluler menyampaikan meski Bukapalipatar tak digagas untuk konteks tol saja, tapi lebih kepada pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur yang ada di daerah terkait di dalamnya.

"Masyarakat Sumbar sangat berkeinginan adanya percepatan pembangunan infrastruktur," ujarnya.

Kerjasama kawasan ini sambung Indrajaya Putra Januar, fokusnya adalah untuk pembangunan infrastruktur yang terintegrasi seperti jalan, jembatan, pembuangan sampah, saluran air minum, drainase dan pembangunan sarana dan prasarana lainnya, yang penting adalah adanya kerjasama antar kota kabupaten dengan cara win-win solution.

"Potensi anggaran yang dibutuhkan sangat besar yang harus dihitung bersama dalam masterplannya dan semuanya itu akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari pemerintah pusat, karena kita semua sadari bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Barat relatif kecil," jelasnya.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH