IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pemkab Pessel Bakal Jadikan TIC Sebagai Pusat Kuliner di Kawasan Mandeh

Tourism Imformasi Center di Kecamatan Koto XI Tarusan.
Tourism Imformasi Center di Kecamatan Koto XI Tarusan.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAINAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) bersama dengan Komunitas Kuliner Pessel akan menjadikan Tourism Imformasi Center (TIC) sebagai pusat kuliner di Kecamatan Koto XI Tarusan.

Dimana TIC ini direncanakan akan diresmikan pada akhir desember ini dan akan langsung dimanfaatkan sebagai pusat kuliner di Kawasan Mandeh.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pessel, Suhendri, Senin (6/12), menjelaskan, TIC ini berada di Nagari Cerocok Anau Ampang Pulai Kecamatan Koto XI Tarusan sebagai salah satu daerah di Kawasan Mandeh. Nantinya pembukaan TIC bisa menjawab kebutuhan wisatawan akan potensi kuliner dan cendramata di Kawasan Mandeh.

"Wisata kuliner menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung ketika mendatangi kawasan wisata, oleh karena itu promosi harus selalu ditingkatkan oleh pelaku usaha kuliner. Sebab dampak yang dirasakan sangat besar dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat," ujarnya

Menurutnya, pihaknya sengaja menggandeng Komunitas Kuliner Pessel ikut mengelola TIC sebab dilihat aktivitas dan gerakan Komunitas ini dalam menciptakan Pasar Kuliner di Painan yang dinilai cukup berhasil.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kita ingin Keberhasilan Komunitas Kuliner Pessel di Painan juga mampu menciptakan pusat kuliner di Kawasan Mandeh dan tentunya ini membawa dampak ekonomi bagi komunitas dan masyarakat sekitarnya," ujarnya

Dijelaskan pembangunan TIC menelan biaya hingga Rp 1,8 Milyar yang bersumber dari APBN. Dilokasi ini nantinya selain sebagai pusat kuliner juga akan menjadi pusat imformasi bagi wisatawan yang ingin mendapatkan imformasi terkait kawasan wisata yang ada di Pessel, Penginapan, homestay, dan potensi lainnya yang ada.

"Kita berharap dengan beraktivitasnya TIC nantinya bisa membawa dampak ekonomi dan bisa menjadi pusat segala informasi bagi pelaku usaha pariwisata dan wisatawan," harapnya

Suhendri menambahkan, kunjungan wisatawan setiap tahun selalu meningkat, namun selama ini wisatawan hanya disuguhi makanan biasa, padahal potensi banyak yang bisa diolah menjadi aneka makanan.

Kemasan makanan yang disajikan kepada wisatawan tidak terlihat cantik. Padahal jika dikemas lebih baik menambah daya tarik dan meningkatkan harga makanan.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH