IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Tokoh Nasional Bahas Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung Sumbar

Proses adat di Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung Sumbar. Foto: Net.
Proses adat di Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung Sumbar. Foto: Net.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Dalam rangkaian Festival Kerajaan Jambu Lipo Jambu Lipo Ranah Godok Obuih, Dinas Kebudayaan Sumatera Barat selama dua hari, Rabu-Kamis (1-2/12/2021) di Hotel Bumi Minang Padang.

Pada hari pertama Rabu digelar seminar hasil penelitian sejarah dan budaya Kerajaan Jambu Lipo sekaligus peluncuran hasil riset ini. Pada Kamis (2/12) dilanjutkan dengan penampilan seni tradisi, pemutaran film dokumenter tentang Kerajaan Jambu Lipo.

Menurut Sudarmoko, SS, MA, Ph.D, Ketua Tim Peneliti, sampai hari ini, Kerajaan Jambu Lipo yang berada di Nagari Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat masih melakukan aktivitas, memiliki struktur dan perangkat, wilayah, benda dan simbol kerajaan yang mendapat pengakuan dari masyarakat dan pihak luar.

"Berdasarkan observasi di lapangan, mengunjungi lokasi-lokasi penting yang terkait dengan Kerajaan Jambu Lipo, dilakukan diskusi dan wawancara mendalam dengan daerah-daerah rantau kerajaan di Dharmasraya dan Solok Selatan, lalu pelacakan referensi yang tersedia, terdapat sejumlah temuan penting berkenaan dengan Kerajaan Jambu Lipo ini," kata Sudarmoko dalam relisnya, Selasa (30/11/2021).

Selain Sudarmoko, peneliti lain yang terlibat dalam riset ini adalah Dr. Nopriyasman, M.Hum, Dr. Ivan Adilla, M.Hum, dan Hary Efendi Iskandar, SS, MA. Seminar yang bisa diikuti masyarakat secara daring (online) dan juga dengan luring terbatas.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Hasil penelitian sejarah dan budaya Kerajaan Jambu Lipo ini akan ditanggapi Prof. Ahmad Syafi'i Maarif, Ph.D (ulama dan cendekiawan Indonesia dan tokoh masyarakat Sijunjung), Prof. Dr. Novesar Jamarun (Rektor ISI Padang Panjang dan tokoh masyarakat Sijunjung), Prof. Dr. Ir. Raudha Thaib, MP (Ketua Bundo Kanduang Sumatera Barat dan Pewaris Kerajaan Pagaruyung), Drs. Syafruddin Datuak Sanggono, Hidayat, SS, MH (anggota DPRD Sumatera Barat dan tokoh masyarakat Sijunjung), Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si (Bupati Sijunjung), dan Hasril Chaniago (jurnalis senior Indonesia). Sedangkan untuk pengaturan lalu lintas perjalanan seminar digawangi Drs. M. Yusuf, M.Hum.

Menurut Gemala Ranti, Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, menyelenggaraan Festival Kerajaan Jambu Lipo Ranah Godok Obuih Kenagarian Lubuk Tarok ini merupakan salah satu upaya pelindungan, pengembangan, dan pembinaan terhadap warisan budaya Sijunjung.

"Selain seminar dan peluncuran hasil penelitian, Festival Jambu Lipo ini ditujukan mengangkat dan mempromosikan keberadaan dan eksistensi Kerajaan Jambu Lipo dengan menampilkan beragam peristiwa budaya antara lain prosesi Rajo Manjalani Rantau, pertunjukan seni tradisi tari tanduak dari Kerajaan Jambu Lipo," urai Gemala Ranti.

Gemala Ranti menambahkan, kegiatan Festival Kerajaan Jambu Lipo Ranah Godok Obuih ini bisa dilaksanakan Dinas Kebudayaan Sumatera Barat karena difasilitasi Hidayat, anggota DPRD Sumatera Barat.

Sementara Hidayat mengatakan, Festival Kerajaan Jambu Lipo Ranah Godok Obuih dengan segenap keberagaman kegiatan budaya di dalamnya, termasuk penelitian sejarah oleh para ahli yang berkompeten, sebagai langkah awal membuka lebih luas perspektif masyarakat, utam.anya generasi penerus Jambu Lipo agar paham nilai-nilai sejarah, sosial, budaya, dan asal usulnya.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH