Sementara, Kapolres Kota Bukittinggi AKBP. Dody Prawiranegara mengatakan, sasaran vaksinasi pada kegiatan ini adalah masyarakat umum dan para santri. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menimbulkan kekebalan kelompok di Kota Bukittinggi, katanya.
AKBP. Dody Prawiranegara sangat mengapresiasi warga Bukittinggi, terutama kepada anak-anak usia 12—17 tahun dan orang tua mereka yang telah memberikan izin, melakukan vaksinasi. Dari target 12.518 orang yang harus divaksinasi, sampai hari ini, (Selasa, 07/09), telah tercapai 6.007 orang. "Kalau target 2.000 vaksinasi tercapai, maka sudah tervaksinasi sekitar 8.000-an. Artinya, sudah mendekati 75 persen," ujar AKBP. Dody. "Kami akan kejar sampai 100 persen. Sehingga anak-anak bisa normal sekolah tatap muka, tapi tetap dengan protokol kesehatan dan aturan yang harus dipenuhi," sambungnya.
.
Kapolres AKBP. Dody Prawiranegara kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak percaya terhadap hoaks atau berita bohong mengenai vaksinasi Covid 19.
AKBP. Dody Prawiranegara juga tidak lupa memberikan apresiasi yang besar kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang telah berjuang menyukseskan vaksinasi. "Kita tidak akan berhenti sampai disini. Vaksinasi akan tetap dilanjutkan melalui gerai-gerai presisi yang kepolisian punya, puskesmas dan rumah sakit yang ada," ujarnya.
( Yus / Yusrizal).
Editor :






