PAYAKUMBUH - Masih longgarnya pelaksanaan PPKM di Kota Payakumbuh berakibat pada peningkatan warga kota gelamai itu terpapar virus Covid-19 setiap hari.
Dua minggu terakhir , peningkatan kasus baru dan meninggal dunia di Kota Payakumbuh mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
Menurut Kadis Kesehayan Kota Payakumbuh dr.Bakhrizal mengatakan, Sampai hari ini data untuk kota Payakumbuh didapati sebanyak 131 orang isolasi mandiri dirumah dan 20 orang dirawat di rumah sakit.
"Hari ini yang dinyatakan bebas isolasi lebih banyak dari penambahan kasus yaitu 12 orang, mudah-mudahan situasi ini kembali membaik" kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal kepada media, Sabtu (28/08).
Dikatakannya, penambahan kasus hari ini merupakan tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh beberapa hari yang lalu kepada riwayat kontak masyarakat yang dinyatakan positif, dan hasil swabnya baru keluar Sabtu,(28/08),katanya.
"Jangan sampai kita menjadi sumber penyakit bagi sanak famili kita, apalagi saat ini rumah sakit sudah hampir tidak mampu lagi menampung pasien karena tingginya kasus," ucapnya.
Selain itu Kadinkes Payakumbuh menginformasikan untuk zona merah tinggal satu kelurahan yaitu Kelurahan Limbukan sedangkan yang zona hijau hanya enam kelurahan sisanya masih zona kuning dan oranye.
"Mudah-mudahan tidak ada lagi kelurahan kita yang zona merah, dan kasus aktif kita kembali turun" harapnya
dr. Bakhrizal mengimbau dan mengingatkan masyarakat agar tetap dan selalu menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga 6 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan melaksanakan vaksinasi).
Editor : Berita Minang






