IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Penilaian Seniman, Gubernur Sumbar Mahyeldi Punya Perhatian Lebih Untuk Penanggulangan Covid-19

Seniman asal Sumatera Barat Joni Andra saat bertemu Gubernur Mahyeldi.
Seniman asal Sumatera Barat Joni Andra saat bertemu Gubernur Mahyeldi.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Seniman asal Sumatera Barat Joni Andra menilai Gubernur Mahyeldi memiliki perhatian tinggi terhadap penanggulangan COVID-19 selama lima bulan dipercaya masyarakat sebagai orang nomor satu di provinsi itu.

"Ada nada-nada sumbang tentang kinerja Gubernur Mahyeldi dalam penanganan COVID-19, tetapi setelah kita berbincang-bincang dengan beliau ternyata anggapan itu salah. Perhatian Gubernur terhadap penanganan COVID-19 sangat tinggi," katanya dalam perbincangan dengan gubernur, Rabu malam.

Menurutnya nada sumbang itu datang hanya dengan melihat dari satu sisi, kegiatan yang diekspos di media sosial resmi gubernur. Padahal tidak semua kegiatan penanganan COVID-19 yang terekspos.

"Media sosial menjadi salah satu jendela untuk melihat kegiatan gubernur. Perlu dilihat secara komprehensif untuk memberikan penilaian yang lebih adil," ujarnya.

Bahkan menurutnya Mahyeldi adalah tipe pemimpin yang tidak mau hanya menerima laporan dari bawahannya tetapi turun langsung ke masyarakat untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di tengah masyarakat.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Bahkan ia bersedia untuk bersilaturahmi dan makan di rumah orang kurang mampu untuk menjaring aspirasi dari masyarakat.

Sementara itu Gubernur Sumbar, Mahyeldi mengatakan penanganan COVID-19 menjadi fokus kerjanya selama lima bulan menjabat sebagai kepala daerah.

Koordinasi dengan pusat dan kabupaten/kota dilakukan secara intens untuk penanganan virus karena butuh kerjasama yang baik antara semua pihak untuk bisa mengakhiri pandemi. Namun ada pula batasan kewenangan antara masing-masing pihak sehingga tidak bisa semua dilakukan oleh Pemprov Sumbar.

Sesuai kewenangan Pemprov Sumbar, pencegahan di hulu telah dilakukan dengan sosialisasi penerapan protokol kesehatan yang masif, diperkuat lagi dengan Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adabtasi Kebiasaan Baru.

Pencegahan juga dilakukan dengan cara vaksinasi. Sekarang kesadaran masyarakat Sumbar untuk ikut vaksinasi sudah sangat tinggi bahkan stok vaksin di Sumbar sampai habis.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH