8. OLVI AMRI, Perempuan (20), Kapalo Koto Dibalai, Karyawan Dunia Komputer
9. SRI NARULITA, perempuan (39), Koto Panjang Padang, IRT
10. DINI MARINI , perempuan (38), Koto Panjang Padang, Nakes Adnan
11. OKKY ANDRY HS, laki-laki (43) Koto Panjang Padang, ASN BKPSDM 50 Kota
dr. Bek kembali mengingatkan, jangan lagi anggap enteng Covid-19 ini, karena belakangan ini hampir setiap hari ada yang meninggal karenanya di Payakumbuh, dan penambahan kasus juga cukup tinggi.
"Sayangi diri, keluarga dan pedulilah pada lingkungan sekitar. Jangan sampai kita menjadi sumber petaka bagi orang lain yang mungkin lebih lemah dari kita," tukuknya.
Dan tak bosan-bosanya dr. Bek tersebut menyampaikan agar secepatnya melakukan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat, mumpung masih gratis.
"Bagi masyarakat kita yang belum vaksin bisa datang ke fasilitas layanan kesehatan di Payakumbuh. Cukup dengan membawa KTP elektronik atau KK Kota Payakumbuh, hanya saja saat ini ketersediaan vaksin kita lagi habis, setelah diberikan oleh Pemerintah Provinsi nanti akan kita lanjutkan program vaksinasi Covid-19 ini." jelasnya.
dr. Bek menjelaskan tujuan percepatan vaksin ini supaya 75 persen masyarakat Kota Payakumbuh bisa mendapatkan vaksin agar herd immunity itu bisa terbentuk dan masyarakat yang komorbid bisa ikut terlindungi.
Editor : Marjeni Rokcalva






