"Hal ini sebagai wujud rasa syukur di Hari Raya Idul Adha dan kebersamaan antara masyarakat di Kelurahan Koto Katik," ungkapnya.
Dikatakan Benni, dari 16 sapi yang disembelih hari itu, lima di antaranya dimasak di masjid untuk dinikmati bersama-sama sore harinya. Begitupun dengan 3 ekor kambing, untuk gulai cincang, pada santapan siang.
"Siangnya masyarakat menikmati Gulai Kambing, sorenya menikmati Gulai Sinaruih berbahan daging sapi," sebutnya.
"Kegiatan ini menujukkan kebersamaan, rasa kekeluargaan, dan gotong royong. Terlihat ada yang membawa nasi untuk dibagikan bersama dari kaum perempuan, ada yang bertugas memasak lauk dari kaum laki-laki. Hal-hal baik seperti ini harus tetap dipertahankan. Kalau bisa juga ada di kelurahan lain," pungkasnya. (Lex)
Editor : Berita Minang






