"Kita lihat keinginan dan minat masyarakat Kota Padang Panjang untuk divaksin sangat tinggi. Capain vaksinasi kita sudah tertinggi dan jangan sampai lengah. Kita kota kecil, kalau bisa capaian kita harus 80%. Kalau bisa dalam waktu dekat, kita yang pertama menghabiskan vaksin ini. Untuk itu, saya minta program vaksinasi ini agar terus dikebut," tukasnya.
Hal senada juga disampaikan Dandim 0307/TD, Letkol. Inf. Wisyudha Utama. Ia juga meminta kepada semua unsur, mulai dari satgas beserta camat dan lurah untuk memaksimalkan dalam hal testing, tracking dan tracing. Dengan banyaknya testing, otomatis juga akan banyak konfirmasi kasus positif. Sehingga bisa memetakan mana-mana saja wilayah yang paling tinggi tingkat pemaparannya.
"Jadi sama-sama kita laksanakan kegiatan PPKM Darurat ini sampai tanggal 20 ini. Tapi jangan sampai apa yang kita perbuat sia-sia. Jangan sampai kita sudah capek-capek, tapi hasilnya tidak ada perubahan. Malah menteri keuangan mengatakan PPKM ini bisa diperpanjang selama enam minggu, kan kasihan masyarakat kita. Untuk itu mari kita maksimalkan waktu yang dua minggu ini," ajaknya.
Turut menambahkan Kapolres Padang Panjang, AKBP Apri Wibowo, SIK. Ia mengatakan, TNI-Polri serta pemerintahan daerah saat ini sudah secara total menerjunkan seluruh kekuatan personil untuk diterjunkan di lapangan. Akan tetapi kalau pelaksanaan di lapangan selama ini kurang maksimal, ini yang akan sangat disayangkan sekali.
Kapolres Apri juga meminta kecamatan dan kelurahan juga melakukan evaluasi yang sama.
"Kumpulkan RT, perangkat RT, unsur kepolisian atau TNI yang ada di sana, untuk sama-sama membahas langkah apa yang harus diperbuat selanjutnya dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayahnya," ujar Apri. (Lex/rifki)
Editor : Marjeni Rokcalva






