PADANG - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) selaku Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Dt. Bandaro Bendang, menyampaikan data terbaru zonasi Covid-19 di Sumbar.
Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onsetpada minggu ke-68 pandemi Covid-19 di Sumbar oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, maka mulai tanggal27Juni 2021 sampai tanggal 03 Juli 2021,ditetapkan zona daerah sebagai berikut:
Zona Merah - Resiko Tinggi (Skor 0 - 1,8)
- Kabupaten Padang Pariaman (skor 1,73)
Zona Oranye - Resiko Sedang (Skor 1,81 - 2,40)
- Kota Solok (skor 2,37)
- Kota Padang (skor 2,34)
- Kabupaten Tanah Datar (skor 2,33)
- Kabupaten Dharmasraya (skor 2,32)
- Kota Sawahlunto (skor 2,28)
- Kabupaten Solok (skor 2,24)
- Kota Bukittinggi (skor 2,24)
- Kabupaten Pesisir Selatan (skor 2,23)
- Kabupaten Agam (skor 2,09)
- Kabupaten Limapuluh Kota (skor 2,04)
- Kabupaten Pasaman Barat (skor 1,85)
Zona Kuning - Resiko Rendah (Skor 2,41 - 3,0)
- Kota Pariaman (skor 2,67)
- Kabupaten Kepulauan Mentawai (skor 2,58)
- Kabupaten Pasaman (skor 2,56)
- Kota Payakumbuh (skor 2,51)
- Kabupaten Sijunjung (skor 2,46)
- Kota Padang Panjang (skor 2,41)
- Kabupaten Solok Selatan (skor 2,41)
Catatan:
- Kembali SatgasKota Pariaman patut kita berikan apresiasi luar biasadan dapat dijadikan role model penanganan Covid-19 di Sumbar, karena telah hampir 3 (tiga) bulan berturut-turut mempertahankan skor terbaik dalam penanganan Covid-19 di daerahnya dan selalu berada di zona kuning.
- Kita harapkanKabupaten Padang PariamandanKabupaten Pasaman Baratlebih meningkatkan berbagai upaya yang dianggap penting dan perlu dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerahnya.
Zonasi Hijau - Tidak Ada Kasus
(Tidak ada tercatat penambahan kasus Covid-19 dalam 1 bulan terakhir dan jika ada yang positif telah sembuh seluruhnya serta tidak ada kasus meninggal 1 bulan terakhir)
Semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran Covid-19 di daerah tersebut.
Editor : Berita Minang






