Kepada berbagai kalangan budayawan lokal, Mario Syahjohan yang dari Fraksi Gerindra ini juga menitipkan motto untuk penyemangat dalam mendukung pembangunan Kebudayaan di Solok Selatan, mottonya adalah "Anak Muda Tangguh, Solok Selatan Maju".
Kegiatan Workshop Pengembangan Seni Kreasi Berbasis Tradisi di Kabupaten Solsel tersebut secara resmi dibuka Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, Hj. Gemala Ranti.
Sedangkan narasumber kegiatan diantaranya, Eri Mefri dengan materi Praktik Kreografi, Vivery Yusdianto dengan materi Teknik Dasar Gerak Silek dalam Tari Minangkabau, Dr. Susasrita Lora Vianti dengan materi Eksploirasi Konsep Tradisi, Dr. Rafiloza dengan materi Pengembangan Musik Tradisi, dan Yola Oksandra dengan materi Managemen Sanggar dan Pertunjukan.
Kadis Kebudayaan Provinsi Sumbar, Hj. Gemala Ranti dalam sambutannya mengatakan pembinaan objek pembangunan kebudayaan merupakan salah satu strategi Pemerintah dalam upaya melestarikan kebudayaan.
"Melalui kegiatan Workshop itu dan dengan dukungan meanstro seni Sumbar selaku narasumber kegiatan, diharapkan akan tergali potensi seni dan budaya yang ada di Solok Selatan," harap Gemala.
Sementara laporan panitia sebagaimana disampaikan Ilfitra menjelaskan, kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dengan melibatkan peserta sebanyak 50 orang dari pelaku seni, pengelolah sanggar seni serta pemotivasi seni budaya di Solsel. AA
Editor : Marjeni Rokcalva






