PADANG PANJANG - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 lanjutan untuk lansia di Kota Padang Panjang telah dimulai usai lebaran, Senin lalu (17/5) dan akan terus berlanjut hingga waktu yang belum ditentukan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang Panjang, Drs. H. Nuryanuwar, Apt. MM. M.Kes, Rabu (19/5).
Seluruh puskemas, kata Nuryanuwar, diinstruksikan mengkoordirnir kader-kader kesehatan di kelurahan membawa lansia untuk divaksinasi di Pos Kesehatan Kelurahan (Poskeskel).
Lansia menjadi prioritas lantaran angka kematian Covid-19 banyak dari kalangan lanjut usia.
"Kita lihat dari angka kematian, yang banyak meninggal itu lansia yang terpapar virus. Termasuk kita di Padang Panjang yang meninggal itu lansia," katanya.
"Kami mengarahkan petugas kesehatan di puskesmas dan poskeskel mengajak serta mencari sasaran lansia," ujarnya.
Nuryanuwar berharap, para lansia mau dan termotivasi mengikuti vaksinasi ini.
"Memang kalau dulu nakes (tenaga kesehatan-red), berpotensi terpapar virus Covid-19, kedua pejabat publik, yang ketiga lansia, karena penyakit penyerta lainnya," ungkapnya.
Dijelaskan Nuryanuwar, target dari Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) sebanyak 4.882 lansia. Namun pihaknya akan mengkroscek data lansia ke Dinas Dukcapil, BPS maupun Dinas Sosial PPKB PPPA agar seluruh lansia divaksinasi.
Editor : Berita Minang






