Dia juga meyakinkan masyarakat bahwa vaksin tersebut halal dan aman. Bahkan ia dan beserta istripun ikut dalam vaksinasi tersebut.
"Yakinlah bapak dan ibuk, vaksin tersebut dijamin aman dan halal. Bahkan saya sendiri beserta istri telah divaksin pada gelombang pertama kemarin, dan Alhamdulillah aman. Vaksin juga tidak dipungut biaya alias gratis," tuturnya meyakinkan.
Untuk mempercepat proses realisasi vaksinasi, Zigo juga mendukung penuh rencana Pemkab untuk pelaksanaan vaksinasi keliling.
Jika saat ini vaksinasi baru bisa didapatkan di puskesmas atau tempat yang telah ditentukan. Namun kedepannya, diharapkan petugas bisa berkeliling ke pasar-pasar, kantor wali nagari, atau tempat lain yang dekat dengan masyarakat.
"Sedikitnya setiap hari ada 11 orang di Puskesmas ini yang di vaksin, baik sasaran guri, perangkat nagari dan pengawai kantor camat," katanya.
"Terkait dengan masih tingginya hasil positif dari pemeriksaan swab yang dilakukan akhir-akhir ini, pihak puskesmas akan terus melakukan edukasi kelapangan, sehingga penerapan protokol kesehatan tersebut betul-betul maksimal," harap Yuafdal. AA
Editor : Berita Minang






