Kemudian aspek pemeliharaan (maintenance) juga harus menjadi atensi bersama. Ada beberapa hal kritis terkait dengan masalah perawatan, misalnya tidak memadainya ketersediaan anggaran untuk melakukan perawatan itu sendiri. Belum lagi kemampuan untuk menyusun secara detail kebutuhan anggaran esensial yang diperlukan, dengan mem-break down seluruh spare part maupun consumable material yang diperlukan. Jika menyangkut ketersediaan spare part dari pabrikan sebenarnya tidak terlalu bermasalah karena orang Indonesia banyak yang mampu membuat spare part tersebut. Tentu bukan asal membuat spare part dengan mengejar bentuk dan ukuran saja, tetapi juga menyangkut pemilihan jenis material dan desain konstruksinya yang bisa di up grade. Itulah sebabnya diperlukan audit komprehensif terhadap alutsista kita, baik audit sistem atau tekniknya.
Terakhir marilah kita untuk terus berikhtiar dan berdo'a untuk keselamatan seluruh awak yang berada di dalam kapal selam tersebut agar bisa ditemukan dalam keadaan selamat dan bisa kembali berkumpul di tengah keluarga tercintanya. Begitupun dengan seluruh petugas yang saat ini terus berupaya melakukan pencarian dan penyelamatan diberi perlindungan, kekuatan, ketabahan dan keselamatan dalam melaksanakan tugas mulia ini. Aamiin YRA. (***)







