IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Sistem Religi di Minangkabau: Integrasi Adat dan Islam dalam Kehidupan

Foto THORIQ TAWAS ALBATANI
Ilustrasi Sistem Religi di Minangkabau: Integrasi Adat dan Islam dalam Kehidupan
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Filosofi Integrasi Adat dan Islam

Integrasi antara adat dan Islam di Minangkabau tercermin dalam falsafah terkenal yang berbunyi:

“Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah; syarak mangato, adat mamakai.”

Falsafah ini memiliki arti bahwa adat bersendikan syariat Islam, sedangkan syariat Islam bersumber pada Al-Qur'an dan Hadis. Sementara itu, ungkapan syarak mangato, adat mamakai berarti syariat memberikan ketentuan, sedangkan adat menjalankan dan menerapkannya dalam kehidupan masyarakat.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Falsafah tersebut menunjukkan bahwa Islam menjadi landasan utama dalam pembentukan adat Minangkabau. Dengan kata lain, adat yang berlaku harus sesuai dengan nilai-nilai Islam. Apabila terdapat adat yang bertentangan dengan syariat, maka adat tersebut harus disesuaikan atau ditinggalkan.

Sejarah Integrasi Adat dan Islam di Minangkabau

IKLAN POSISI 15
Bagikan

Opini lainnya
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH