IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Silek Tuo dan Silek Sitaralak: Dua Wajah Bela Diri Minangkabau

Foto Dzaky Herry Marino
Ilustrasi Silek Tuo dan Silek Sitaralak: Dua Wajah Bela Diri Minangkabau
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Silek Sitaralak sering menggabungkan taktik mengalihkan tenaga lawan untuk kemudian membalikkan serangan. Tekniknya lebih eksplosif dan sering digunakan dalam silat laga (pertarungan olahraga). Namun, di balik gaya agresifnya, aliran ini tetap memegang prinsip adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, kekuatan harus digunakan secara bijak.

Dua Arah, Satu Akar Filosofi

Perbedaan paling mencolok antara dua aliran ini terletak pada orientasi dan gaya geraknya

• Silek Tuo mengajarkan penghindaran, kesabaran, dan keharmonisan.

• Silek Sitaralak menekankan kecepatan, efisiensi, dan kontrol terhadap situasi.

Meski berbeda, keduanya berakar pada satu filosofi, silek bukan sekadar bela diri, tapi pendidikan moral dan spiritual. Seorang pesilat sejati harus memiliki budi, bukan hanya tenaga.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Deni Rahmat menegaskan, “Silek bukan soal bertarung, tapi soal bagaimana kita menjaga harga diri dan menghormati orang lain.”

Modernisasi telah membawa tantangan besar bagi kedua aliran ini. Banyak generasi muda yang lebih tertarik pada silat modern atau bela diri asing. Namun, para guru silek terus berupaya memperkenalkan nilai-nilai tradisional melalui festival, kelas budaya, dan pertunjukan seni.

Fauzan Haris menyimpulkan dengan bijak, “Silek Minangkabau harus terus hidup, bukan dengan mengurung diri di masa lalu, tapi dengan membuka diri pada masa depan tanpa kehilangan akar.”

Silek Tuo mengajarkan kesabaran dalam menghadapi dunia, sementara Silek Sitaralak mengajarkan ketegasan dalam bertindak. Dua aliran ini, meski berbeda, tetap saling melengkapi seperti alam dan manusia dalam falsafah Minangkabau “Alam takambang jadi guru". (***)

IKLAN POSISI 15
Bagikan

Opini lainnya
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH