Kepala BNPB berharap, seluruh komponen dapat bersama-sama berupaya untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19. Mulai dari Gubernur, Bupati dan Walikota, Camat dan Kepala Desa atau walinagari, hingga ke tingkat kepala kampung.
"Berdasarkan hasil evaluasi, pengendalian kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat termasuk relatif bagus," puji Doni
Ia mengungkapkan kasus aktifnya di bawah nasional. Angka kasus nasional 6,88 persen, sementara Sumbar 4, 33 persen. Kemudian,angka kesembuhan Covid-19 di Sumbar juga lebih tinggi dibanding nasional. Nasional 90 persen dan Sumbar 93 persen.
"Disamping itu, angka kematian akibat Covid-19 juga lebih rendah. Untuk Nasional, 2,7 persen, sementara Sumbar 2,17 persen," katanya
Selain itu, Kepala BPBD menegaskan saat Lebaran 2021 nanti, maasyarakat di perantauan untuk tidak mudik dulu.
"Kita minta para perantau untuk lebih bersabar supaya tidak pulang kampung karena berpotensi untuk menularkan Covid-19 ke anggota keluarga yang berada di kampung," pinta Doni.
"Meskipun larangan mudik dimulai dari 6-17 Mei, namun mulai sekarang jangan mudik dulu. Belum tentu semuanya punya rumah sakit. Nantinya dampaknya bermacam, bisa ke anggota keluarga dan tenaga medis kelelahan menangani kasus Covid-19,"ulasnya.
Sementara, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah yang ikut mendampingi Kepala BNPB ke Pessel, meminta agar masyarakat tidak mudik sebelum tanggal yang ditetapkan.
"Hal ini menjadi perhatian serius untuk kita semua masyarakat perantau dalam menekan angka kasus Covid-19 di Kabupaten dan Kota di Sumbar," kata Gubernur
Editor : Marjeni Rokcalva






