"Kami menyadari bahwa tanggungjawab pondok pesantren tidak hanya melahirkan lulusan yang hebat secara iptek tapi yang terpenting adalah imtaqnya. Makanya program unggulan di pondok kita adalah melahirkan hafizul quran secara terus menerus" Ungkapnya.
Program ini lanjutnya sudah berjalan selama 10 tahun. Hasil yang didapatkan adalah beberapa anak yang lulus perguruan tinggi dan menjadi angkatan merupakan lulusan khusus jalur tahfiz.
"Alhamdulillah kami telah melahirkan ratusan hafiz quran. 60% diantaranya telah terbantukan masuk perguruan tinggi dan menjadi abdi negara dengan jalur seleksi tahfizul quran. Saat ini kami berupaya untuk terus mewujudkan program pemerintahan provinsi, melahirkan hafizul-hafizul quran terbaik untuk nantinya membangun peradaban dan juga pemimpin dimasa depan." tutupnya.
Wakil Walikota Padangpanjang, Drs. Asrul, Pimpinan Daerah Muhammadiyah(PDM) Pabasko, Amirrudin, Kepala Rutan kelas II B, Kakankemenag Padangpanjang, Kepala Bank Nagari Syariah kota Padangpanjang, serta warga persyarikatan Muhmmadiyah Pabasko. (Rel)
Editor : Berita Minang






