"Penilaian Tahap II ini dilakukan oleh Tim Independen yang terdiri dari akademisi dari Universitas Andalas yang melakukan penilaian melalui verifikasi dan wawancara terhadap daerah nominasi," ujar Hansastri
Adapun Tim Penilai Independen dipimpin oleh Prof. Melinda Noer, M.Sc dan beranggotakan DR. Feri Adrianus, SE, M.Si dan Ilmainir, SE, Akt. MSi.
Penilaian aspek pencapaian pembangunan memiliki bobot 40%, dengan indikator antara lain; pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan PDRB perkapita, tingkat pengangguran terbuka, kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia, indikator ketimpangan, pelayanan publik, pengelolaan keuangan, transparansi dan akuntabilitas.
Sedangkan penilaian atas dokumen RKPD memiliki bobot 40% dengan indikator adanya keterkaitan sasaran dan prioritas pembangunan daerah, adanya konsistensi dengan isu strategis, pagu anggaran dan arah kebijakan, serta kelengkapan dan kedalaman dokumen terkait program prioritas daerah dengan prioritas nasional.
Untuk aspek inovasi yang berhubungan dengan kelengkapan dan kedalaman dokumen inovasi daerah memiliki bobot 20%.
PPD merupakan kegiatan rutin dari Kementerian PPN/ Bappenas sejak Tahun 2012, sebelumnya bernama Anugerah Pangripta Nusantara kepada Pemerintah Daerah dengan perencanaan pembangunan terbaik.
Sementara itu, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerahnya. Hal itu juga didorong oleh tingkat partisipasi yang tinggi dari masyarakat dalam menyusun rencana pembangunan Kota Payakumbuh dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan baik didalam dokumen perencanaan maupun di dalam capaian program dan kegiatan.
"Alhamdulillah ini adalah buah dari kerja keras seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Payakumbuh serta didorong oleh tingkat partisipasi yang tinggi dari masyarakat dalam menyusun rencana pembangunan Kota Payakumbuh. Semoga prestasi-prestasi lainnya juga hadir lebih banyak lagi dimasa yg akan datang," ucap Riza
Sementara itu, Penghargaan Pembangunan Daerah terbaik I tingkat provinsi Sumatera Barat diterima oleh Kota Padang, sedangkan terbaik III diterima oleh Kota Padang Panjang. (Do)
Editor : Berita Minang






