Kecelakaan ini membutuhkan rujukan yang cepat dan kalau ke RSUD Sijunjung bisa dua jam dengan jarak tempuh 75 km dan ke Dharmasraya 39 kilometer dengan jarak tempuh 70 menit.
Dijelaskan Ezwandra, keinginan melakukan kaji banding ke Solsel ini, juga atas saran dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman mengatakan, untuk rumah sakit pratama, proposal di ajukan pada 2018 dan akan dibantu Rp80 miliar dengan rincian tahap awal Rp 42,6 miliar dan kalau siap Juni akan diberikan lagi sisanya tetapi karena proses tender cukup lama sehingga selesainya Desember sehingga dana Rp 40 miliar belum jadi diberikan, dan Dana Rp40 miliar lagi akan di usulkan lagi untuk 2022.
Adapun lahan tempat pembangun Rs. Pertama ini tanahnya masyarakat Nagari Lubuk Malako yang menyediakan seluas lima hektare dan ditarget 40 ribu masyarakat Solok Selatan akan dilayani rumah sakit pratama.
"Sekarang kali kedua Sijunjung melakukan kaji banding ke Solsel terkait pembangunan pelayanan kesehatan," kata Novirman. AA
Editor : Marjeni Rokcalva






