IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pagi Ini Kepala BNPB Doni Monardo Terima Doktor HC dari IPB, Ini Selarik Kisah yang Terpendam

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo. Foto: Humas BNPB
Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo. Foto: Humas BNPB
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Brigjen TNI Yudi Zanibar adalah salah satu saksi. "Waktu itu pangkat saya kolonel. Saya ingat persis ketika pak Doni memotivasi prajurit untuk bergerak menuntaskan persoalan Citarum," ujar jenderal bintang satu ini.

Yudi dan Doni, kebetulan teman satu angkatan. Keduanya sama-sama Angkatan 1985 Akmil Magelang. Sejak masih bersama-sama di kaki gunung Tidar, Yudi melihat Doni berbeda dari teman seangkatan yang lain. "Beda secara fisik, akademik, maupun kepribadian. Dia di atas rata-rata teman seangkatan," ujar Yudi.

Atas motivasi Doni, Yudi pun ikut terbakar semangatnya untuk mengatasi problem Citarum. Saat ini, ia merasa sangat bersyukur bisa ikut terlibat dalam program Citarum Harum yang digulirkan Doni Monardo, sewaktu menjabat Pangdam III/Siliwangi.

Adalah Yudi yang menyimpan kisah tak terungkap, bahwa kepedulian Doni Monardo terhadap Sungai Citarum, ternyata sudah ada sebelum menjabat Pangdam III/Siliwangi.

"Sebagai teman satu Angkatan, kami sering say hello lewat telepon. Jadi, suatu hari beliau menelepon saya. Tiba-tiba dia bertanya, 'Yud, kamu di mana?' Ketika itu saya di Kodam Siliwangi. Lantas beliau mengatakan, 'kalau saya jadi Pangdam Siliwangi, kamu saya suruh tidur di pinggir Citarum sampai sungai itu bersih'. Saya tidak menyangka, tidak lama kemudian beliau benar-benar pindah tugas dari Pangdam XVI/Pattimura ke Pangdam III/Siliwangi," ujarnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Benar saja, setelah menjabat Pangdam III/Siliwangi, Doni Monardo langsung menangani Citarum. "Sejak masuk langsung bekerja. Tidak kenal tanggal merah. Sabtu-Minggu dan hari libur nasional kami tetap diperintahkan bekerja. Pak Doni mengundang semua pihak untuk datang. Selama 40 hari terus menerus, beliau mengundang para pihak hanya untuk didengar masukan-masukannya seputar Ciliwung. Pak Doni hanya menjadi pendengar yang baik," tambahnya.

Pada saat itu, program penanggulangan pencemaran sungai Citarum sebenarnya sudah ada, tetapi terus terang, tidak optimal, bahkan kemudian dilansir media internasional, yang menyebutkan bahwa Sungai Citarum menjadi salah satu sungai terkotor di dunia. "Konsep awal pak Doni mengatasi Citarum adalah melibatkan semua orang. Mengajak semua pihak, dan itu yang beliau jalankan secara konsisten," ujar Yudi.

Apa yang dilakukan Doni, dinilai Yudi sebagai sebuah tindakan menyatukan hati dalam satu komando. "Istilah 'satu komando' sangat sering saya dengar. Bedanya, pak Doni benar-benar melaksanakan di lapangan. Ia menyatukan hati semua pihak dalam satu komando," kata Yudi pula.

Berbekal masukan berbagai pihak, Doni pun mendapat gambaran secara utuh. Semua disentuh hatinya oleh Doni dengan rasa keprihatinan serta kesadaran yang mendasar bahwa Sungai Citarum harus diselamatkan secara bersama-sama. "Jadi, yang namanya sinergi tidak hanya lip service atau hanya tulisan di atas kertas, tapi diwujudnyatakan dalam praktek sehari-hari," tegasnya.

Yudi Zanibar menambahkan, "Sebagai pamen di Kodam III/Siliwangi, saya ditugaskan menjadi Komandan Sektor 6. Saya dan prajurit ditugaskan tidur bersama masyarakat di sektor yang kami bina. Kami meninggalkan keluarga untuk hidup bersama masyarakat di bantaran sungai. Menyelami kehidupan sehari-hari mereka. Menyelami sikap dan pola pikir mereka terhadap keberadaan Citarum, lalu bersama-sama mengajak berubah. Pak Doni menyebutnya perubahan perilaku. Awalnya dari yang membuang sampah terang-terangan, menjadi buang sampah sembunyi-sembunyi. Kemudian dari yang buang sampah sembunyi-sembunyi, menjadi malu untuk membuang sampah ke sungai. Dari rasa malu membuang sampah ke sungai, lama-lama tergerak hatinya untuk ikut menjaga kebersihan sungai Citarum," papar Yudi.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH