"Bidang pembangunan yang kita lakukan seperti pembangunan masjid Agung, pembangunan RSUD Jambak, pembangunan Rumah Sakit Pratama Ujung Gading, evaluasi hasil belajar di semua lini pada tahun 2020 sudah menunjukkan perbaikan," kata Yulianto.

Peserta Rapat Paripurna di DPRD Pasbar
Ia melanjutkan, beberapa upaya yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir seperti pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, seperti akses jalan ke Pelabuhan Teluk Tapang dan pembukaan jalan baru bersama TNI. Dana desa dan nagari minimal 10 persen dari APBD, pengentasan daerah tertinggal, cetak sawah baru seluas 273 ha sejak tahun 2016, pembangunan objek wisata di Sasak, pembangunan pasar, pembangunan sarana komunikasi, dan Peringkat dua tranparansi dana desa.
"Sedangkan penghargaan yang diperoleh oleh Pasbar baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional, mendapatkan WTP lima kali berturut-turut, Kabupaten Peduli HAM, penghargaan pustaka terbaik I tingkat nasional, penghargaan sebagai kabupaten inovatif pada innovative Goverment Award (IGA) tahun 2020, peringkat I pelaksanaan Aksi Konvergensi pencegahan stunting dib Sumbar pada tahun 2019 dan tahun 2020," jelas Yulianto.

Sementara itu, Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Kepala Bappeda Hansastri mengapresiasi apa yang telah diraih oleh Pasbar di usia 17 tahun. Memang di masa pandemi banyak tantangan yang dihadapi. Namun, jangan jadikan tantangan itu sebagai hambatan, jadikan itu sebagai motivasi untuk bangkit.
"Pemerintah pusat dan provinsi akan selalu memberikan subsidi dan relaksasi untuk pemulihan ekonomi di masa tatanan kehidupan baru ke depan. Kata kunci kita dalam membangun saat ini adalah produktid dan aman Covid-19," harap Hansastri.
(de/t)
Editor : Berita Minang






