PASAMAN BARAT - Sidang paripurna istimewa DPRD dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Pasaman Barat ke-17 di masa pandemi Covid-19 memang dibatasi jumlah kehadiran di ruang sidang utama kantor DPRD Padang Tujuh. Namun, bisa dilihat secara virtual dan disiarkan juga di media sosial seperti Facebook, Twitter, dan YouTube, Jum'at (8/1/2021).
Dihadiri Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Kepala Bappeda Hansastri, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Rezka Oktoberia, Anggota DPRD Sumbar Yunisra Syahiran, Ketua DPRD beserta anggota, Bupati terpilih Hamsuardi, Ketua DPRD Kabupaten Madina, Forkopimda, dan undangan lainnya.
Ketua DPRD Pasbar Parizal Hafni yang membuka Sidang Paripurna tepat pada Pukul 10.39 WIB. Tokoh masyarakat yang memberikan pidato adalah Bapak Pj. Bupati Pasaman Barat Pertama Bapak Drs. H.Zambri, MM.

Peserta Rapat Paripurna di DPRD Pasbar
"Teristimewa kepada Bapak Yulianto ucapan terima kasih dari kami atas nama Pimpinan dan anggota DPRD Pasaman Barat atas nama seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pasaman Barat atas pengabdian yang telah Bapak berikan kepada masyarakat kami. Semoga usaha dan upaya dari Bapak sebagai Bupati Pasbar menjadi amal ibadah bagi bapak dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pasaman Barat. Kepemimpinan Bapak sebagai Bupati Pasaman Barat lebih kurang 1,5 tahun ini dimasa pandemi Covid-19 Bapak telah dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik walaupun dengan keterbatasan segala sesuatunya dan Bapak juga telah berperan penting dalam penyelenggaraan demokrasi Pemilihan Kepala Daerah yang berjalan dengan sukses, lancar dan aman," kata Ketua DPRD Pasbar Parizal Hafni.

Peserta Rapat Paripurna di DPRD Pasbar
Bupati Pasbar Yulianto dalam pidato menyampaikan selama 17 tahun usia Pasbar bersama masyarakat berupaya membangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasbar. Sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah jangka panjang tahun 2005-2025 maupun jangka menengah tahun 2016-2021. Meman diakui pada masa pandemi Covid-19 banyak persoalan yang dihadapi, termasuk persoalan pembangunan.
Editor : Berita Minang






