IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Bupati Eka Putra Minta OPD Hingga Pemerintahan Nagari Efesiensikan Anggaran

Bupati Eka Putra saat hadir di Musrenbang Kecamatan Salimpaung 2021. Foto: Humas Tanah Datar
Bupati Eka Putra saat hadir di Musrenbang Kecamatan Salimpaung 2021. Foto: Humas Tanah Datar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

"Perlu kita ketahui bersama saat ini ekonomi Kabupaten Tanah Datar minus, akibat pandemi covid-19 yang menghantam hampir seluruh sektor, hanya sektor pertanian yang masih bertahan, sektor pariwisata, perdagangan terdampak, kita berharap sektor pertanian terus bergerak cepat," ujarnya.

Bupati minta kepada seluruh komponen agar sektor pertanian ini menjadikan bersama agar sektor pertanian dapat terus berlari kencang, "kalau ada kendala pupuk dan lainya langsung lapor kepada OPD terkait atau langsung lapor kepada saya," tegasnya.

Bupati Eka juga berharap pertanian bisa menjadi industri yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti upaya megolah potensi pertanian tidak lagi menjual bahan mentah namun diolah seperti saos tomat. Begitu juga harapan disetiap nagari ada sebuah ivent atau kegiatan sanggar seni, sasaran silek maupun sarana olah raga sehingga menjadikan generasi muda yang kreatif.

Dikatakan Bupati Eka saat ini devisit APBD cukup besar, DAU dipotong, rekofusing anggaran, ini harus disiasati agar pemerintah daerah dapat bergerak membangun daerah.

Bupati berpesan kepada seluruh OPD hingga ketingkat Pemerintahan Nagari untuk efisiensi anggaran, pastikan penggunaan anggaran untuk kegiatan yang sangat bermanfaat, tingkatkan kerjasama OPD juga dengan berbagai pihak seperti perguruan tinggi.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sebelumnya Ketua Tim 4 Musrenbang Kecamatan Alfian Jamrah mengatakan laju pertumbuhan ekonomi menurun dari 5 point menjadi 1,3 point, yang juga berimbas pada tinggkat pengangguran 314 menjadi 479 dan ini tidak hanya terjadi di Tanah Datar namun juga Sumatera Barat dan Nasional.

Hal itu menurutnya bagaimana upaya bersama mencari solusi menaikkan lagi laju pertumbuhan ekonomi. "PDRB per kapita kita juga menurun jadi pendapatan masyarakat kita menurun Rp37 juta pertahun menjadi Rp35 juta pertahun.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra sekaitan SE Kementerian Keuangan terbaru tentang pemotongan DAU sebesar 20% untuk seluruh kabupaten dan kota, artinya sumber DAK Tanah Datar sebesar Rp900 miliar lebih kalau dipangkas 20% maka Rp180 miliar akan hilang.

Hadir saat musrenbang tersebut, Wakil Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, Anggota DPRD Nurhamdi Zahari, Azwar Rabain, Beni Apero, Zully Rustam, Kepala Baperlitbang Alfian Jamrah, Kadis Pertanian Yulfiardi, Kadis Kesehatan Yesrita Zedrianis, Direktur IPDN Baso, Ketua TPPKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Wakil Ketua TPPKK Ny. Patty Richi Aprian, Camat Tanjung Baru Arif Gani, Wali Nagari se-Kecamatan Salimpaung dan undangan lainnya. (Irfan F)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH