PADANG ARO - Siswa SMK Negeri 4 Solsel di Kecamatan Pauh Duo, Solsel, siap untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin hari semakin ketat, ketika lulus nanti.
Apalagi, untuk jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), yang pada tahun lalu (tahun 2020-red) sekolah itu mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat untuk bangunan dan alat praktik, dengan total anggaran sebesar Rp. 2 milyar.
Kepala SMK Negeri 4 Solsel, Drs. Mulzamra, menjelaskan, sekolah yang dipimpinnya memiliki tiga jurusan, diantaranya jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dengan siswa 41 orang, jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) sebanyak 89 orang, dan jurusan Desain Permodelan dan Informatika Bangunnan (DPIB) sebanyak 29 orang siswa.
"Alhamdulillah, baru-baru ini sekolah kami mendapat bantuan DAK Pusat untuk bangunan dan alat praktik jurusan TKRO," kata Mulzamra.
Jadi anak anak jurusan Teknik Kendaraan Ringan dan Otomotif sudah memiliki sarana untuk praktek mereka, dengan dukungan 4 orang instrukur/guru, dibawah koordinator ketua jurusan / Prodi TKRO, Okbendri, S. Pd.
Meski demikian, Mulzamra masih merasakan kekurangan untuk lebih baiknya anak-anak untuk bisa mempraktekan ilmu tentang otomotif tersebut.
Pasalnya sekolah saat belum memiliki mobil terkini untuk bisa dijadikan bahan praktik. Namanya saja peralatan praktik yang serba elektronik, sudah pasti yang akan bisa diperiksa mobil terkini.
"Sekolah sudah punya mobil, tapi jenis kijang tahun lama. Itupun sumbangan dari salah seorang tokoh masyarakat Pauh Duo, Yusrizal Salta yang mantan Asisten I Sekdakab. Solsel diera kepemimpinan Bupati Syafrizal. J," terang Mulzamra.
Meski demikian, Mulzamra tetap optimis dengan dukungan empat orang instruktur otomotif di sekolah itu, dan adanya mobil dari pegawai dan masyarakat di sini yang datang untuk di perbaiki.
Editor : Marjeni Rokcalva






