Dalam kesempatan itu dia menekankan, dengan telah dilantiknya Bupati Rusma Yul Anwar dan Wakil Bupati Rudi Hariyansyah, maka proses demokrasi sudah berakhir, untuk itu dia mengajak semua komponen agar mengakhiri perbedaan yang terjadi selama ini.
Dia juga menjelaskan bahwa kepala daerah dan DPRD merupakan mitra sejajar, dan tidak ada yang lebih tinggi.
"Dari itu saya mengajak saudara bupati dan wakil bupati yang baru dilantik agar bisa sama-sama menghargai dan saling menghormati. Saya juga berharap mari kita membangun Pessel untuk kesejahteraan masyarakat sesuai dengan visi misi yang dituangkan," ujarnya.
Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar, dalam pidato menyampaikan, ucapan terimakasih kepada dua tokoh Pessel, Darizal Basir, dan Nasrul Abit, kedua tokoh ini meskipun tidak menjabat bupati lagi tapi, masih tetap memikirkan kemajuan Pessel ke depan.
Dalam kesempatan itu, bupati bersama wakil bupati, mengharapkan dukungan dari DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dan
seluruh komponen masyarakat baik yang berada di kampung maupun yang di perantauan.
Lebih lanjut dikatakan, demokrasi adalah sistem yang telah kita pilih disepakati bersama dalam menentukan pemimpin. Dan sekarang proses demokrasi sudah berakhir dan rakyat sudah menentukan pilihannya. Maka semua kita berkewajiban untuk mentaatinya.
Diakui dalam proses demokrasi berjalan, terjadi dinamika politik yang cukup tajam, akibat perbedaan pandangan dan pilihan.
Kini saatnya semua bentuk perbedaan diakhiri dan mari bergandengan tangan membangun Pesisir Selatan.
Editor : Berita Minang






