Namun demikian, Ferizal Ridwan mengaku tidak akan pernah berhenti berjuang untuk membangun Lima Puluh Kota tercinta, walaupun sudah tidak menjadi Wakil Bupati lagi.
"Untuk menjalin silaturahmi, pintu rumah kami akan tetap terbuka. Mohon doa dan dukungannya karena selanjutnya kami akan berkiprah dibidang sosial kemasyarakatan yang selama ini telah kami tekuni" ungkap pria yang akrab disapa Buya.
Lebih lanjut, beliau mengungkapkan bahwa kalau ada hal-hal yang menyangkut administrasi maupun hutang piutang yang belum terselesaikan, beliau berharap kepada semua jajaran pemerintah daerah untuk tidak sungkan menghubunginya.
"Kita akan selesaikan dengan baik dan tanggung jawab agar husnul khotimah" tegas buya.
"Salah satu hikmah yang bisa kita petik bahwa pada hari ini bukanlah sebuah momen perpisahan dengan pejabat lama, namun justru momentum rajutan kembali hubungan silaturahmi dalam membangun Kabupaten Lima Puluh Kota kedepan" tutur Widya.(Med)
Editor : Berita Minang






