IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Luar Biasa, Uang Dalam Karung Pak Biok Diperkirakan Mencapai Ratusan Juta

 Luar Biasa, Uang Dalam Karung Pak Biok Diperkirakan Mencapai Ratusan Juta
Luar Biasa, Uang Dalam Karung Pak Biok Diperkirakan Mencapai Ratusan Juta
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAYAKUMBUH - Sudah 7 hari sejak dilakukannya beres-beres di rumah Palyuri (81 tahun) atau lebih dikenal dengan nama Biok. Kakek tuna rungu yang viral di media sosial, menabung uang dalam karung dan kain-kain sehingga memnuhi rumah mungilnya di Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Pada Selasa (23/2) di hari terakhir beres-beres itu Lurah Musleniyetti bersama Bhabinkamtibmas Bripka Eko Sandra dan warga setempat berhasil mengumpulkan total sebanyak 9 karung uang kertas dan logam. Ditambah 1 karung uang yang sudah tidak bisa ditukarkan karena dimakan tikus dan kecoak.

"Bahkan ada uang dari tahun 1971 yang disimpannya, sudah lama sekali disimpan," kata Lurah Musleniyetti kepada media.

Uang milik Biok yang baru dihitung pada Selasa hingga Jumat lalu ada sebanyak 1 karung dengan total Rp. 80 juta lebih. Uang tersebut sudah diberikan ke bank milik daerah Bank Nagari 2 kali setor.

Sementara 8 karung lagi terdiri dari 5 karung pecahan uang logam, dan 3 karung uang kertas belum dihitung, rencananya, lurah dan pihak keluarga Biok akan menghitungnya dalam waktu dekat.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Estimasi kami, total tabungan Biok mencapai lebih dari 100 Juta Rupiah," ungkap Lurah.

Sementara itu, Anggota DPRD setempat yang sempat menyaksikan proses pengumpulan uang Biok pada hari terakhir, Heri Iswandi Dt. Muntiko Alam menyampaikan keistimewaan dari kisah pak Biok adalah seorang tuna rungu yang sudah tua, semangat luar biasa dengan hematnya menabung. Ada satu kunci kehidupan yang dimiliki Biok, meski kekurangan, dirinya tidak ada meminta-minta, lebih memilih bekerja dengan membantu di tempat orang yang pesta nikahan atau kenduri.

"Kita menyadari sikap protektifnya terhadap uang hasil jerihnya ini karena pernah trauma di masa lalu, Biok pernah di begal orang saat membawa uang penuh disakunya 7 tahun silam. Sempat dioperasi karena digorok orang. Ceritanya saat itu malam hari dibujuk orang untuk diajak ke tempat kenduri, lalu dibonceng motor, ditengah jalan ternyata dirampok dan lehernya digorok, dibuang di lokasi kejadian di Padang Rantang Kabupaten Limapuluh Kota, sempat dilarikan ke Bukittinggi untuk dioperasi," ceritanya didampingi pihak keluarga.

"Namun, yang luar biasanya pasca kejadian itu, beliau tetap tidak mau mengemis, malah dikasih orang menolak, maunya dibayar kalau kerja. Biok yang tunarungu, tauladan nya patut ditiru. Meski keurangan, pantang untuk meminta," tandasnya.

Pihak keluarga, Zainab (67 tahun) selaku keponakan Biok menyampaikan dirinya terkejut mengetahui sebanyak itu uang yang ditabung Biok. Setiap dompet, kaleng, karung, dan kain ada uangnya. Saking protektifnya Biok dan tak ingin menyusahkan orang, uangnya dirahasiakan.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH