PARIAMAN - Rian Aulia Agung (10), korban tenggelam di Pantai Pasir Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Pariaman, akhirnya ditemukan terapung dalam keadaan meninggal dunia di pantai Desa Balai Naras, sekira pukul 07.30 WIB, Senin (22/2/2021).
Korban yang merupakan siswa Sekolah Dasar Negeri 15 Ampalu, diyakini terseret ombak hingga ke Pantai Naras, ditemukan oleh pemuda yang hendak memancing di sekitar pantai. Lokasi penemuan berjarak 3 KM dari tempat korban tenggelam.
Kala berjalan menyusuri bibir pantai untuk mencari spot mancing, pemuda tersebut melihat ada mayat mengapung yang kemudian diketahui adalah jasad Rian.
Warga pun berinisiatif menghubungi Tim BPBD mengenai penemuan tersebut. Dengan sigap, tim yang sejak tadi malam menyusuri pantai menggunakan kapal guna mencari korban langsung bergegas ke lokasi penemuan untuk evakuasi jasad Rian.
Begitu tiba di pantai Pasir Ampalu, jasad Rian langsung disambut ayahnya dan kemudian di bawa pulang ke rumah untuk disemayamkan.
Menurut Syafriadi Azmar, awalnya pada Minggu sore, Rian bersama 4 orang kerabatnya mandi-mandi di pantai Pasir Ampalu, namun karena arus ombak yang kuat, membuat Rian terseret ombak bersama dua orang kerabatnya.
"Beruntung, kedua kerabat korban terselamatkan saat teriakan mintak tolong oleh kerabatnya yang masih berada di pinggir pantai, sehingga membuat beberapa pemuda disekitar lokasi yang tengah bermain bola berhamburan membantu evakuasi, namun Rian dalam hitungan detik terseret langsung arah ke tengah dan tak bisa terselamatkan," ujar Syafriadi.
Walikota Pariaman Genius Umar, yang mengetahui bahwa jasad sudah ditemukan sampaikan duka mendalam atas meninggalnya Rian tersebut.
"Semoga arwah almarhum diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan oleh Allah SWT, " ujar Genius ketika mendapat laporan.
Editor :






