IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pj Sekdakab Solsel Buka Musrenbang Kecamatan Pauh Duo

Plt. Camat Pauh Duo, Desmarni saat memberikan sambutan diacara Musrenbang Kecamatan yang dibuka Pj Sekdakab Solsel, Doni Rahmat Samulo, dihadiri Anggota DPRD, Muklis, Edi Susanto, Kamis (11/2/2021). Afrizal. A
Plt. Camat Pauh Duo, Desmarni saat memberikan sambutan diacara Musrenbang Kecamatan yang dibuka Pj Sekdakab Solsel, Doni Rahmat Samulo, dihadiri Anggota DPRD, Muklis, Edi Susanto, Kamis (11/2/2021). Afrizal. A
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG ARO - Pembukaan jalan baru tidak hanya sekedar dibuka saja, namun harus segera dibangun. Karena jalan yang telah dibuat akam masuk dalam status Konstruksi Dalam Pembangunan (KDP).

"Kita sepakat dengan adanya pembukaan-pembukaan jalan baru, namun tidak boleh hanya sekedar dibuka," kata Pj. Sekdakab Solsel Doni Rahmat Samulo diawal sambutannya ketika membuka Musrenbang Kecamatan Pauh Duo di aula kantor setempat, Kamis (11/2/2021).

Hadir di acara Musrenbang Kecamatan tersebut, anggota DPRD Solsel, Muklis, ST, Edi Susanto, SE, Kepala Bapeda Solsel, Dr. Yul Amri, pimpiman OPD Pemkab Solsel, Plt. Camat Pauh Duo, Desmarni, Forkompincam Pauh Duo, Wali Nagari, Kepala Sekolah se-Kecamatan Pauh Duo, berbagai lembaga dan unsur lainnya.

"Adanya pembukaan jalan baru, harus segera dilakukan lanjutannya. Kalau baru dibuka maka statusnya baru KDP (Konstruksi Dalam Pembangunan), dan belum tercatat sebagai aset. Status KDP ini tidak boleh terlalu lama, karena akan menjadi temuan dalam pemeriksaan nantinya jika terlalu lama, " tambah Doni.

Doni juga mengingatkan semua unsur yang terlibat dalam Musrenbang, karena tidak semua pembangunan menjadi tanggung jawab kabupaten namun ada juga yang bisa diselesaikan oleh nagari.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Proses atau analisis tersebut perlu pendampingan dan duduk bersama, mulai dari Bappeda, Kecamatan, Nagari, dan pihak terkait lainnya," harap Doni.

"Dengan anggaran nagari saat ini yang cukup besar hingga Rp 2 Miliar lebih, perlu dibagi-bagi kewenangan, mana yang menjadi kewenangan nagari, kabupaten, propinsi, dan lainnya," pinta Doni yang saat ini adalah warga Kecamatan Pauh Duo.

Doni juga mengingatkan peserta Musrenbang, terkait adanya jembatan yang putus di ruas jalan menuju ke objek wisata Hot Water Boom.

"Serta mengajak semua pihak di Pauh Duo untuk mendukung PT Supreme yang akan berinvestasi untuk kegiatan tahap II. Karena hal itu akan membawa dampak positif untuk perekonomian kita," pungkas Doni Rahmat Samulo.

Sementara itu Mukhlis, yang merupakan anggota DPRD Solsel dari Dapil 3, (Sungai Pagu, Pauh Duo dan KPGD) mengharapkan Musrenbang bisa menghasilkan usulan-usulan dari jorong dan nagari dapat terakomodir.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH