Pj Sekdakab Solsel Buka Musrenbang Kecamatan Pauh Duo

PEMERINTAHAN-222 hit

PADANG ARO - Pembukaan jalan baru tidak hanya sekedar dibuka saja, namun harus segera dibangun. Karena jalan yang telah dibuat akam masuk dalam status Konstruksi Dalam Pembangunan (KDP).

"Kita sepakat dengan adanya pembukaan-pembukaan jalan baru, namun tidak boleh hanya sekedar dibuka," kata Pj. Sekdakab Solsel Doni Rahmat Samulo diawal sambutannya ketika membuka Musrenbang Kecamatan Pauh Duo di aula kantor setempat, Kamis (11/2/2021).

Hadir di acara Musrenbang Kecamatan tersebut, anggota DPRD Solsel, Muklis, ST, Edi Susanto, SE, Kepala Bapeda Solsel, Dr. Yul Amri, pimpiman OPD Pemkab Solsel, Plt. Camat Pauh Duo, Desmarni, Forkompincam Pauh Duo, Wali Nagari, Kepala Sekolah se-Kecamatan Pauh Duo, berbagai lembaga dan unsur lainnya.

Baca Juga


"Adanya pembukaan jalan baru, harus segera dilakukan lanjutannya. Kalau baru dibuka maka statusnya baru KDP (Konstruksi Dalam Pembangunan), dan belum tercatat sebagai aset. Status KDP ini tidak boleh terlalu lama, karena akan menjadi temuan dalam pemeriksaan nantinya jika terlalu lama, " tambah Doni.

Doni juga mengingatkan semua unsur yang terlibat dalam Musrenbang, karena tidak semua pembangunan menjadi tanggung jawab kabupaten namun ada juga yang bisa diselesaikan oleh nagari.

"Proses atau analisis tersebut perlu pendampingan dan duduk bersama, mulai dari Bappeda, Kecamatan, Nagari, dan pihak terkait lainnya," harap Doni.

"Dengan anggaran nagari saat ini yang cukup besar hingga Rp 2 Miliar lebih, perlu dibagi-bagi kewenangan, mana yang menjadi kewenangan nagari, kabupaten, propinsi, dan lainnya," pinta Doni yang saat ini adalah warga Kecamatan Pauh Duo.

Doni juga mengingatkan peserta Musrenbang, terkait adanya jembatan yang putus di ruas jalan menuju ke objek wisata Hot Water Boom.

"Serta mengajak semua pihak di Pauh Duo untuk mendukung PT Supreme yang akan berinvestasi untuk kegiatan tahap II. Karena hal itu akan membawa dampak positif untuk perekonomian kita," pungkas Doni Rahmat Samulo.

Sementara itu Mukhlis, yang merupakan anggota DPRD Solsel dari Dapil 3, (Sungai Pagu, Pauh Duo dan KPGD) mengharapkan Musrenbang bisa menghasilkan usulan-usulan dari jorong dan nagari dapat terakomodir.

"Jangan ego sentris atau kedaerahan. Berfikirlah untuk kemajuan kecamatan kita. Kita pakai motto, "membangun sesuai kebutuhan, bukan permintaan," kata Muklis.

Muklis juga mengingatkan peserta untuk mengakomodir usulan beberapa akses jembatan yang rusak, serta akses irigasi untuk pertanian yang tidak berfungsi.

Sementara itu, Plt. Camat Pauh Duo Desmarni mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan Musrenbang. Pasalnya kegiatan ini akan membawa dampak untuk kemajuan Kecamatan secara khusus, Solsel secara umum.

"Saking pentingnya Musrenbang ini, maka kepada peserta dari berbagai unsur hendaknya dapat mempertahankan usulan dengan argumen yang bisa diterima oleh semua pihak. Atau hasilnya betul-betul skala prioritas untuk kepentingan masyarakat kecamatan," pungkas Desmarni. AA

Loading...

Komentar

Berita Terbaru