Berharap jadi PNS, Ari Pramanto Sumbang Emas Kedelapan untuk Ranah Minang

OLAHRAGA-3264 hit

JAYAPURA - Kenshi Sumatera Barat Ari Pramanto akhirnya mampu memupus tradisi medali perak selama dalam beberapa PON terakhir.

Pasalnya pada hajatan PON XX Papua tahun ini, Ari yang bertanding pada nomor Randori Putra kelas 70 kilogram berhasil mempersembahkan satu medali emas. Parati final berlangsung di GOR STT Gidi, Kabupaten Jayapura, Rabu (13/10).

Mampu menumbangkan Kenshi asal Papua Barat Yulifan Prasetyo Nugraha, Ari Pramanto keluar sebagai jawara di kelasnya.

Baca Juga


Torehan prestasi tersebut dikatakan Ari sebagai bentuk hadiah bagi dirinya sendiri, lantaran pada PON XX Papua ini disebutnya sebagai ajang terakhirnya.

"Mungkin ini sudah waktunya, saya sudah turun sejak 2007. Ini penantian yang sangat lama, saya mulai ikut PON di 2012, kemudian PON 2016, kedua PON tersebut saya selalu terhenti posisi runner up. Mungkin sekarang sudah waktunya di PON Papua ini saya bisa mempersembahkan emas," katanya.

Ari disela-sela wawancara tak sanggup menahan air matanya, raut wajah sedih bercampur bahagia seakan mengungkapkan betapa bahagianya dirinya menyumbang satu emas untuk kontingen Sumbar.

"Saya tidak bisa mengungkapkannya. Ini bentuk kegembiraan saya, dan mungkin doa orang tua dan doa anak istri saya yang mengantarkan saya pada posisi saat ini. Alhamdulillah diijabah Allah," lirihnya.

Ari berharap, dengan emas medali emas yang diperolehnya, bisa menjadi salah satu pertimbangan pemerintah daerah dalam memberikan pekerjaan yang layak baginya.

"Saya dijanjikan oleh pemerintah bila emas kerja sebagai PNS, sementara saya kerja dikotrak sudah 11 tahun, tapi belum ada kemajuan meskipun saya berprestasi," katanya.

"Makanya hasil ini sebagai titik terang. Kalau ada rezeki saya di sini dikasih," tambahnya.

Ari juga berterimakasih kepada pelatih, manajer tim serta masyarakat Sumbar yang sudah memberikan support kepada Perkemi Sumbar di ajang PON Papua.

"Ini juga berkat doa Rakyat Sumbar juga Saya ucapkan terimakasih banyak kepada para pelatih serta manajer dan keluarga Perkemi Sumbar, terutama kepada manajer kami saat ini. Meskipun dengan dana minim, tapi kami memiliki manajer yang luar biasa, sangat membantu dan selalu mensupport kami. Sekali lagi terima kasih," ujarnya.

Sementara itu, Manajer Kempo Sumbar Roni Pahlawan bersyukur atas raihan oleh Kempo Sumbar yang berhasil membawa pulang satu medali emas dan perunggu.

"Alhamdulilah. Ini menjadi penantian Ari, karena selama ini banyak orang-orang yang tidak tahu apa yang terjadi dengan Ari. Kami bersyukur apa yang diharapkan terwujud," ungkapnya.

"Kita semua senang. Apa yg kita lakukan selama ini membuahkan hasil target yang selama ini kita harapkan terwujud. Malah kita juga dapat perunggu dua dari kenshi kita Andy Syahputra dan Suci Kurnia Dewi.

Terkait PON terahkir yang disampaikan Ari Pramanto, Rony mengatakan untuk hal ini akan dilihat saja kedepannya.

"Memang Ari berkata demikian, mungkin pada usia Ari saat ini ia ingin mengutamakan keluarga anak dan istri tapi kita tidak tau ya, karena kemarin Ari bertemu dengan lawan berat yang sekaligus sahabatnya. Sang lawan mengatakan sampai bertemu di PON berikutnya, jadi kita lihatlah nanti," tutupnya. (Humas KONI Sumbar/Jen)

Loading...

Komentar

Berita Terbaru