IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Wako Pariaman Kecewa, 50 Persen Nakes Belum Divaksin

Walikota Pariaman, Genius Umar, memberikan arahan kepada tenaga kesehatan di halaman RS Syadikin, Selasa (9/2/2021).
Walikota Pariaman, Genius Umar, memberikan arahan kepada tenaga kesehatan di halaman RS Syadikin, Selasa (9/2/2021).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PARIAMAN - Walikota Pariaman, Genius Umar, merasa kecewa saat mengetahui baru 50 persen tenaga kesehatan (Nakes) yang sudah divaksin sinovac Covid 19 di Kota Tabuik.

Berdasarkan laporan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Nazifah, baru 50 persen tenaga kesehatan yang sudah divaksin dari total 922 orang keseluruhan Nakes yang ada di lingkungan Pemko Pariaman.

"Memang ada beberapa ketentuan yang membolehkan seseorang untuk tidak divaksin? Tetapi kalau memang alasannya dibuat-buat, maka saya harap agar Nakes yang tidak mau divaksin agar dikenakan sanksi," tegas Genius saat memimpin

Apel Nakes di halaman RS dr Sadikin, Kampung Baru Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur, Selasa (9/2/2021).

Dijelaskan Genius, Vaksin Sinovac bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan Covid-19, sehingga mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Kekebalan kelompok hanya dapat terbentuk apabila cakupan vaksinasi tinggi dan merata di seluruh wilayah. Upaya pencegahan melalui pemberian program vaksinasi jika dinilai dari sisi ekonomi, akan jauh lebih hemat biaya, apabila dibandingkan dengan upaya pengobatan.

"Bagaimana kita bisa mengajak masyarak untuk mau divaksin, apabila nakes sendiri tidak mau divaksin. Semoga setelah semua Nakes dilakukan vaksinasi nantinya, maka vaksinasi terhadap semua masyarakat di Kota Pariaman dapat kita lakukan," tuturnya.

Genius berharap, Kota Pariaman akan terbebas dari virus corona ini, dan kita dapat beraktivitas seperti biasa. Vaksin tidak akan membunuh dan melumpuhkan kita melainkan menjaga imun kita agar kuat melawan virus.

"Ini sudah saya buktikan sendiri, setelah 5 hari divaksin, saya tidak merasakan apa-apa, bahkan semakin sehat, karena itu mulai hari ini secara bersama kita perang melawan Covid-19 ini," tukas Genius yang sudah divaksin 5 Februari lalu.

Untuk meyakinkan para nakes di jajaran Pemko Pariaman ini, Genius Umar mengajak Kol CKM (purn) dr Farhan Abdullah. SpTHT-KL, yang merupakan pakar kesehatan dan mantan Direktur Utama Semen Padang Hospital (SPH), yang sudah mengambil swab 5.000 pasien, untuk memberikan pencerahan kepada nakes ini.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH