Darmawan menambahkan, bantuan yang diserahkan untuk pengobatan Sahida ini berjumlah Rp10.000.000 dan kami diperintahkan untuk mengawal proses operasi dan mendorong langkah -- langkah percepatan dalam proses operasi sekaligus berkoordinasi dengan pihak RSUP M. Jamil yang juga merupakan mitra kerja Komisi IX DPR RI.
Sementara itu Dedi Wahyudi didampingi istri dan bayi Sahida, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan Darul Siska, saya mendoakan semoga ini jadi pahala dan amal ibadah bagi beliau.
Terkait penyakit yang diderita buah hatinya, Dedi menjelaskan bahwa beliau tidak menduga semenjak kehamilan tidak ada kelainan klinis yang dialami bayinya, dari USG yang dilakukan anak kami normal saja dan di duga berjenis kelamin laki -- laki.
Namun ketika melahirkan pada tanggal 24 september 2019 kami sangat tekejut dengan kondisi Sahida ini dan langsung kami bawa ke RSUD Kab. Solok dan langsung di rujuk ke RSUP M. Jamil karena RSUD Solok belum memiliki ahli yang bisa menangani penyakit langka ini.
Di RSUP M. Jamil anak kami di diagnosa mengalami Ekstrofi Bulli Bladder dan harus dilakukan tindakan medis secara bertahap.dan kami besyukur petugas medis disini memberikan pelayanan yang baik.
Setelah hampir dua tahun, sebenarnya kami merasa sudah tidak sanggup karena tidak memiliki apa -- apa lagi dan kadang terlintas dibenak kami untuk menyerah, tapi semangat, kekuatan dan senyum yang di tunjukan Sahidah di setiap menjalani operasi memperkuat kami untuk terus berupaya sekuat tenaga untuk memberikan pengobatan bagi penyembuhan Sahida.
"Kami berharap setelah proses medis ini berjalan, kami ingin melihat anak kami bisa bermain dan berlari seperti anak -- anak normal lainnya. Kami berkeyakinan Allah akan memberikan kebahagiaan yang luar biasa kepada kami yang mungkin saja tidak diberikan kepada orang lain," ucapnya. (R/Je)
Editor : Berita Minang






