Hal itu, selain untuk memberikan kemudahan pada orang tua agar bisa mengontrol anak, juga akan menjadi nilai tambah bagi sekolah untuk menambah kemitraan dalam kegiatan prakerin.
"Meski demikian semua itu harus disesuaikan dengan jurusan anak mereka di sekolah. Jadi bukan asal mendapat tempat untuk bisa melakukan prakerin saja," jelas Riko.
Terkahir, baik Riko maupun Andi menambahkan, bahwa segala beben biaya yang dibutuhkan untuk terlaksananya prakerin siswa, pihak sekolah akan membantu separohnya lewat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
"Sementara kegiatan prakerin itu sendiri akan dilaksabakan pada bulan Juli nanti. Menjelang dilakukan prakerin, anak-anak masih akan di optimalkan lagi belajarnya, karena sebelumnya kegiatan PBM maupun praktek sekolah terkendala oleh wabah pendemi Covid-19, dimana kegiatan sekolah yang dibatasi, " demikian Riko Mulyadi. AA
Editor :






